Ungkap Korban Lain di TK JIS, Polisi Foto Sejumlah Murid

Para pelaku mengakui ada korban lain selain korban berinisial A. Namun, mereka lupa siapa yang menjadi korbannya.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 05 Mei 2014, 23:21 WIB
Salah satu tersangka mengaku pernah menjadi korban Sodomi staf pengajar di JIS, rencananya pekan ini staf pengajar di JIS juga akan diperiksa Polisi.

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya terus berupaya mengungkap adanya dugaan korban kekerasan dan pelecehan seksual lain, di Taman Kanak-kanak (TK) Jakarta International School (JIS). Selain bocah berinisial A yang menjadi korban oleh lima tersangka.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan pihaknya telah mengambil sejumlah foto siswa-siswi TK JIS. Foto itu untuk mengindentifikasi korban lain, dari 5 tersangka pelaku kekerasan seksual di anak bawah umur.

"Kita juga sudah ngambil foto anak-anak TK," ujar Rikwanto di Polda Metro Jaya, Senin (5/5/2014).

Tindakan itu dilakukan, karena para pelaku mengakui ada korban lain selain korban berinisial A. Namun, mereka lupa siapa yang menjadi korban mereka. Sehingga pihak kepolisian mengambil foto siswa-siswi TK JIS guna mempermudah pemeriksaan.

Rikwanto menambahkan, dalam beberapa kali melakukan kekerasan seksual, kelima pelaku mengaku ada 2 anak lagi di luar korban yang melapor. Maka, pihaknya bertindak cepat untuk mengidentifikasi korban lainnya.

"Mereka lupa siapa korbannya. Yang jelas sampai saat ini baru ada 1 orang korban. Ada 2 kejadian, para tersangka lupa siapa anak TK yang jadi korban," jelas Rikwanto.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya