Indonesia Sudah Darurat Paedofilia

Zainal, salah satu tersangka di Jakarta International School (JIS), mengaku pernah menjadi korban Vahey, yang merupakan buronan FBI.

oleh Tim Liputan 6 SCTVDiterbitkan 29 April 2014, 17:48 WIB
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak (romatoday.it)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) menegaskan Indonesia sudah darurat paedofilia, karena para predator anak masih bebas berkeliaran. Jika merujuk kasus di Jakarta International School (JIS) kejahatan paedofilia bahkan sudah sistemik.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (29/4/2014), apalagi dengan adanya laporan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI), terkait William James Vahey, guru yang ternyata predator seks dan pernah mengajar selama 10 tahun di JIS. Zainal, salah satu tersangka di JIS bahkan mengaku pernah menjadi korban Vahey.

Jumlah korban kekerasan seksual di JIS pun semakin bertambah. Polisi sudah mengantongi nama korban lebih dari 2, dengan dugaan pelakunya termasuk tenaga pengajar alias guru.

Pasca ditetapkannya 6 tersangka pencabulan di JIS, tabir kasus ini mulai terbuka. Modus operasi mereka selalu berkelompok untuk berbagi tugas.

PT ISS, perusahaan tempat 6 tersangka bekerja mengaku kecolongan. Selama ini diakui memang tidak ada tes psikologi untuk petugas kebersihan. Pekan ini polisi berencana memeriksa kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta staf pengajar JIS. (Sss)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya