AS Tawarkan Bantuan untuk Ukraina

Wakil Presiden AS Joe Biden akan mengumumkan paket bantuan untuk Ukraina.

oleh Agustina Melani diperbarui 22 Apr 2014, 07:15 WIB
Kelompok Pro Rusia bentrok dengan warga Ukraina (Kyivpost)

Liputan6.com, Kiev - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden akan mengumumkan paket bantuan secara teknis termasuk energi dan ekonomi untuk Ukraina. Hal ini dilakukan dalam lawatannya ke Ukraina selama dua hari yang dimulai awal pekan ini.

Biden termasuk pejabat tertinggi AS yang mengunjungi negara itu sejak krisis dengan Rusia meletus pada Maret 2014. Perjalanannya kali ini sebagian besar merupakan simbolis.

Akan tetapi selama pembicaraannya dengan pemimpin Ukraina akan mengumumkan bantuan AS terutama dari pengetahuan teknis untuk meningkatkan efisiensi serta produksi gas alam di Ukraina.

Mengutip Reuters, Selasa (22/4/2014), tim AS juga di Ukraina akan membantu menangani masalah mengamankan arus gas dari negara Uni Eropa seperti Slovakia dan Hungaria dalam hal ini ketika Rusia memotong pasokan Ukraina.

Kiev mendapatkan sekitar setengah pasokan energi terutama gas dari Moskow. Sebagian besar gas Eropa berasal dari Rusia melalui Ukraina. AS mendorong Ukraina dan Uni Eropa untuk melakukan diversifikasi pasokan energinya sehingga dapat kurang bergantung pada Rusia.

"Biden ingin datang ke Kiev untuk mengirim pesan yang sangat jelas dari dukungan AS untuk Ukraina mulai dari demokrasi, persatuan, kedaulatan dan keutuhan wilayah, " ujar pejabat yang turut serta dalam kunjungan Wakil Presiden AS Joe Biden ke Ukraina.

Selain itu, paket ekonomi yang ditawarkan Biden juga akan melibatkan tim AS untuk membantu Ukraina memastikan bantuan internasional dapat dialokasikan secara efektif di seluruh bagian negara itu.

Dalam pertemuan dengan pemerintah Ukraina juga membahas soal bantuan keamanan termasuk persenjataan.

Biden dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Ukraina Oleksander Turchinov, Perdana Menteri Arseny Yatseniuk pada Selasa waktu setempat. Selain itu, dirinya juga akan bertemu dengan anggota parlemen Ukraina dan perwakilan dari organisasi non pemerintah.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya