Donna Agnesia Ingin Kasus Pencabulan di JIS Diusut Tuntas

Donna Agnesia berharap kasus pencabulan di JIS bisa diusut tuntang dan pelaku serta JIS mendapat hukuman yang setimpal.

oleh Sapto Purnomo diperbarui 19 Apr 2014, 21:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta Donna Agnesia geram dengan kasus pencabulan terhadap anak TK yang terjadi di Jakarta International School (JIS). Sebagai seorang ibu, istri Darius Sinathrya itu berharap agar kasus pelecehan yang dilakukan pada anak lima tahun itu bisa diusut tuntas.

"Harus diinvestigasi sedemikian mungkin. Harus diproses secara hukum yang berlaku di Indonesia," kata Donna saat dihubungi oleh Liputan6.com melalui telpon genggamnya, Sabtu (19/4/2014).

Menurut Donna, pemerintah melalui Kementrianm Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), harus bertindak tegas dalam kasus ini. Terlebih JIS belum memiliki surat izin untuk proses belajar mengajar untuk kelas Taman Kanak-Kanak (TK). Apalagi, pihak sekolah sempat menghalang-halangi Kemendikbud untuk menyambangi tempat kejadian perkara.

"Prihatin dengan sistem pendidikan kita. Aturan pengawasannya JIS  harusnya di bawah penanganan Kemendikbud, kan kemarin sempat kesulitan. Kalau mereka ilegal harus ada tindakan," ujar Donna yang memiliki tiga orang anak.

Sanksi tegas juga harus diberikan kepada pelaku. Hal itu dilakukan sebagai contoh, agar kejadian yang sama tidak terulang lagi dan bisa merusak masa depan anak-anak. "Dihukum sesuai undang-undang yang berlaku, walau aku nggak tahu pasalnya apa buat kasus tersebut," tandasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya