Sibuk Nyapres, Jokowi: Balaikota Ditinggal Setahun pun Jalan

Joko Widodo mengaku pencalonannya sebagai presiden dari PDI Perjuangan (PDIP), tak akan menganggu tugas-tugasnya sebagai Gubernur DKI.

oleh Andi Muttya KetengDiterbitkan 11 April 2014, 10:26 WIB
Di posko pemenangan JKW4P, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jokowi mengatakan masih tetap menunggu penetapan penghitungan suara dari KPU (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Joko Widodo mengaku pencalonannya sebagai presiden dari PDI Perjuangan (PDIP), tak akan menganggu tugas-tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bahkan, jika ia mengambil cuti selama 1 tahun pun, dirinya yakin pemerintahan di Jakarta masih dapat berjalan baik. "(Balaikota) ditinggal setahun pun jalan," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Menurut pria yang karib disapa Jokowi itu, ada sederetan jajaran di bawahnya yang dapat membantu menjalankan roda pemerintahan DKI. Misalnya, pelaksana tugas Sekda DKI, para asisten bidang, kepala dinas, ataupun deputi gubernur.

"Ada pelaksana tugas Sekda, ada asisten bidang ekonomi. Semuanya komplet," ucapnya.

Beberapa waktu lalu, Jokowi mengambil cuti untuk melaksanakan tugasnya sebagai juru kampanye PDIP untuk Pemilihan umum legislatif (Pileg). Ia memanfaatkan cutinya untuk berkampanye di sejumlah daerah seperti Banten dan Papua.

Setelah pelaksanaan pileg pada 9 April 2014, sebagai bakal pejabat negara, Jokowi memiliki 2 alternatif jika akan bersaing dalam Pilpres nanti. Yaitu mengundurkan diri atau mengambil cuti kampanye capres. (Yus Ariyanto)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya