Liputan6.com, Jakarta Indonesia akan menggelar pemilihan umum (Pemilu) legislatif dan presiden pada 2014. Agenda politik ini juga akan berdampak signifikan untuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Lalu bagaimana strategi trading di pasar modal Indonesia?
Berdasarkan riset PT Henan Putihrai, saat ini IHSG berada di batas wajar yaitu senilai rata-rata 8 tahun ditambah standar deviasi. Sehingga potensi IHSG berisiko turun lebih besar pada April dari potensi kenaikannya.
Advertisement
Selain itu, IHSG juga dinilai masih ada potensi menguat dalam jangka pendek. "Hal ini diperkuat dengan IHSG berada di atas Ichimoku Cloud dan regresi linear yang masih mengarah ke atas," tulis riset itu, yang dikutip Liputan6.com, Selasa (8/4/2014).
Namun demikian, IHSG berpeluang menutup gap pada 4.769 dan 4.793. Sementara itu, level resistance 4.903 dan 4.977, lalu level support ada di kisaran 4.793 yang merupakan level tertinggi pada 19 September 2013.
"Bila sedang trend up, maka akumulasi buy boleh dilakukan bila IHSG mendekati supportnya," tulis riset PT Henan Putihrai Securities.
Namun sentimen pemilu diharapkan dapat memberikan sentimen positif. Apalagi secara historis, IHSG bergerak naik. Menurut riset PT Henan Putihrai, IHSG naik 25,8% pada pemilu 1999. IHSG naik 6,5% pada pemilu 2004. Lalu IHSG menguat 20,1% pada 2009.
"Maka besar kemungkinan jika pemilu berjalan tertib, maka tidak terlalu sulit untuk break all time high di tahun 2013 yaitu 5.251," tulis riset PT Henan Putihrai.
Analis PT Henan Putihrai pun merekomendasikan para investor untuk tetap aktif berdagang namun dengan alokasi tidak agresif. Alokasi agresif dapa dilakukan menjelang Pemilu presiden putaran pertama untuk melihat kemungkinan output dari pasangan yang dominan.
Adapun saham-saham yang dapat menjadi pilihan PT Henan Putirai antara lain saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Nippon Indosari Tbk (ROTI), dan PT ACE Hardware Tbk (ACES).
Sementara itu, dalam riset PT KDB Daewoo Securities, pemilihan umum (Pemilu) legislatif juga akan menjadi perhatian pelaku pasar. Fokus semua pihak tertuju pada satu partai yaitu PDI-P.
"Pemilu esok ini akan menjadi sebuah tes yang akan menentukan siapa yang akan menjadi Presiden di Juli akan datang, dan kami beropini pemilu lebih bisa diprediksi seharusnya bisa mendorong kepercayaan diri para investor untuk berinvestasi ke depannya," tulis riset PT KDB Daewoo Securities.
Dalam riset itu disebutkan, para investor dapat memilih saham-saham high beta. Kami menyarankan para investor untuk menaikkan beta berfolio dan membuka wawasan ke saham-saham bersiklus," tulis riset KDB Daewoo Securities.
PT KDB Daewoo Securities memasukkan saham PT Bank Mandiri Tbk, PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Media Nusantara Citra Tbk, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk dalam portofolionya.