Tekan Penipuan Lembar Jawaban Pra-UN, Polisi Kerahkan Tim

Berlangsungnya Ujian Nasional (UN) 14 sampai 16 April 2014 mendatang, mendapatkan perhatian serius dari pihak kepolisian di Surabaya.

oleh Dian KurniawanDiterbitkan 06 April 2014, 06:01 WIB
Siswa mengikuti Ujian Pengganti di Madrasah Aliyah Raudathul Muslimin, Lombok Barat. Ujian pengganti digelar karena UN sebelumnya dinilai tidak memenuhi POS UN. (Antara Foto)

Liputan6.com, Surabaya - Berlangsungnya Ujian Nasional (UN) 14 sampai 16 April 2014 mendatang, mendapatkan perhatian serius dari pihak kepolisian di Surabaya. Salah satunya Polsek Bubutan, yang menunjukan antisipasinya dengan mengerahkan 8 personel terbuka dan tertutup. Serta menggelar sosialisasi pengamanan Unas.

Hal tersebut, digelar digedung SMKN 7 Pawiyatan Surabaya, Sabtu kemarin. Harapannya, dalam Unas yang berlangsung di bawah wilayah Polsek Bubutan tetap aman.

"Ini semua guna menjaga kerahasiaan, serta dari tindak pidana yang tidak diinginkan," tegas Kompol Suryo Hapsoro, Sabtu (5/4/2014) kepada Liputan6.com, terkait maksud dan tujuan diadakan sosialisasi itu.

Lanjut Suryo, nantinya akan ada 3 tiga fase pengamanan yang dilakukan polisi.

"Kami akan mengawal soal unas dari Polrestabes menuju Polsek Bubutan, mengamankan serta mensterilkan tempat penyimpanan di Polsek dan digembok. Lalu untuk kuncinya akan dibawa oleh pihak dari perguruan tinggi, pihak dari Kasub rayon, dan polsek," papar Suryo.

Sementara itu, sambung Suryo, timnya akan akan melakukan pengawalan soal Unas.

"Terutama untuk pendistribusinya, karena dari Polsek menuju sekolahan tersebut perlu dijaga juga," tukas Suryo.

Terkait dengan distribusi, Suryo pun akan turut menerjunkan personelnya.

"Dan kita akan melakukan operasi di beberapa tempat fotocopy, guna mengantisipasi adanya lembar jawaban atau lembar jawaban yang palsu yang bermotif penipuan," pungkas Suryo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya