Kampanye di Bengkulu, Kader Golkar Cuci Muka di Rumah Bung Karno

Ratusan kader partai beringin mengunjungi kediaman Proklamator RI Soekarno saat diasingkan di Bengkulu selama 1938-1942.

oleh Yuliardi Hardjo PutroDiterbitkan 03 April 2014, 18:23 WIB
(Yuliardi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Bengkulu - Kampanye Partai Golkar di Kota Bengkulu dilakukan dengan aksi simpatik. Ratusan kader partai beringin mengunjungi kediaman Proklamator RI Soekarno saat diasingkan di Bengkulu selama 1938-1942.

Mereka dipimpin Wasekjen DPP Partai Golkar Rully Chairul Azwar. Di sana, Rully menyerahkan bendera merah putih kepada penjaga rumah yang dijadikan situs sejarah tersebut.

Para kader Golkar juga melakukan prosesi cuci muka di sumur belakang rumah Bung Karno yang diyakini memiliki khasiat bisa mengabulkan permintaan dan untuk awet muda.

"Kita memilih ke sini karena sejarah bangsa ini tidak lepas dari cacatan sejarah di Bengkulu. Bung Karno sebagai founding father dan Ibu Fatmawati adalah Ibu Negara yang menjahit bendera merah putih. Kita tidak ingin melupakan sejarah politik ini," ujar Rully di Bengkulu, Kamis (3/4/2014).

Target yang dipasang Partai Golkar dalam Pemilu 9 April, kata Rully, adalah 20% suara. Partai Golkar juga tidak akan masuk dalam gerbang koalisi besar yang melibatkan banyak partai.

"Koalisi yang dibangun sedikit partai saja, hanya 2 atau 3 partai. Saya pikir akan efisien. Dan kita tetap memegang komitmen dam keputusan partai untuk mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. Mengenai siapa wakilnya kita serahkan kepada beliau untuk menentukannya," tukas Rully.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya