Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jokowi mendapat penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penghargaan yang diberikan langsung oleh Ketua KPK Abraham Samad itu diberikan karena Pemprov DKI menjadi pemerintah daerah yang paling banyak melaporkan gratifikasi.
"Bahwa piagam penghargaan KPK saya berikan kepada Pemprov DKI sebagai pemerintah daerah dengan total laporan gratifikasi terbanyak, yang ditetapkan jadi milik negara selama tahun 2013," kata Abraham Samad di gedung Agung, Balaikota DKI jakarta, Selasa (4/3/2014).
Penyerahan penghargaan dilakukan bersamaan acara penandatanganan komitmen dan sosialisasi program pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Acara itu dihadiri oleh para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para lurah dan camat se-DKI Jakarta.
Sebelum acara dimulai, Abraham Samad yang datang bersama rombongan KPK pada pukul 09.30 WIB bertemu dengan Gubernur bernama lengkap Joko Widodo itu. Ada pula Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Mereka menggelar pertemuan tertutup selama 30 menit di ruang tamu gubernur DKI. Entah apa yang dibicarakan Abraham Samad beserta Jokowi dan Ahok itu. baru setengah jam kemudian mereka melakukan penandatanganan kerja sama sosialisasi program pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. (Ismoko Widjaya)
Baca juga:
Advertisement
Jokowi dan Abraham Samad Gelar Pertemuan Tertutup
Lemsaneg Ajari Pengawal Jokowi Teknik Menghindari Penyadapan
Tips Kepala Lemsaneg Agar Jokowi Tak Jadi Korban Penyadapan