Jokowi dan Abraham Samad Gelar Pertemuan Tertutup

Sebelum melakukan tandatangan komtmen dan sosialisasi pengendalian gratifikasi, Jokowi dan Abraham Samad melakukan pertemuan tertutup.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 04 Maret 2014, 10:37 WIB
Sebanyak 3 alat penyadap ditemukan di beberapa ruangan rumah politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mendatangi Balaikota DKI Jakarta. Kedatangan Samad ini untuk melakukan penandatanganan komitmen dan sosialisasi program pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pantauan Liputan6.com, Selasa (4/3/2014), selain Samad, acara yang digelar di Balai Agung itu juga dihadiri oleh para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para lurah dan camat se-DKI Jakarta.

Samad yang tiba di Balaikota dengan mengenakan kemeja lengan panjang bermotif kotak-kotak biru tiba di Balaikota sekitar pukul 09.30 WIB. Samad datang bersama dengan Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono dan beberapa staf KPK.

Sebelum memulai acara, rombongan KPK terlebih dahulu melakukan pertemuan tertutup dengan Gubernur DKI jakarta Joko Widodo alias Jokowi dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di ruang tamu gubernur. Entah apa yang dibahas mereka. Selang setengah jam kemudian, rombongan KPK, Jokowi, dan Ahok memasuki tempat acara.

Setelah acara dibuka, Jokowi dan Samad kemudian melakukan penandatanganan komitmen dan sosialisasi program pengendalian gratifikasi dilingkungan Pemprov DKI dengan disaksikan para peserta acara. Setelah itu, Samad memberikan sebuah drop box pelaporan gratifikasi kepada Jokowi. (Ismoko Widjaya)

Baca juga:

Pengamat: PDIP Jangan Eksploitasi Jokowi!

`PDIP Sekarang Era Jokowi, Bukan Megawati`

Demokrat: PDIP Jangan Goreng Isu Jokowi Capres

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya