Liputan6.com, Jakarta: Ratusan buruh pelabuhan kecewa atas hasil dialog dengan Menteri Perhubungan Agum Gumelar di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Selasa (11/9). Pasalnya, pembicaraan tak menyentuh akar permasalahan perburuhan di kawasan pelabuhan tersebut. Selain itu, para buruh juga kecewa karena Menteri Tenaga Kerja Jacob Nuwa Wea tak hadir karena mendadak dipanggil Wakil Presiden Hamzah Haz.
Dalam dialog singkatnya, Agum berpesan para pekerja berhati-hati dan tidak terjebak semangat euforia dari reformasi. Dia mengingatkan, euforia tak terarah bakal merusak sistem kerja yang telah tercipta di lingkungan Pelabuhan Tanjungpriok selama ini. Sedangkan, para buruh meminta pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan hidup para nelayan.
Seusai dialog, Agum langsung kabur sembari menghindarkan diri dari kejaran kuli disket. Selain mengecewakan wartawan, tindakan Agum juga membuat kesal sejumlah perwakilan Serikat Pekerja Pelabuhan yang telah bersusah payah menyelenggarakan acara dialog.(KEN/Frans Pambudi dan Kurnia Supriatna)
Dalam dialog singkatnya, Agum berpesan para pekerja berhati-hati dan tidak terjebak semangat euforia dari reformasi. Dia mengingatkan, euforia tak terarah bakal merusak sistem kerja yang telah tercipta di lingkungan Pelabuhan Tanjungpriok selama ini. Sedangkan, para buruh meminta pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan hidup para nelayan.
Seusai dialog, Agum langsung kabur sembari menghindarkan diri dari kejaran kuli disket. Selain mengecewakan wartawan, tindakan Agum juga membuat kesal sejumlah perwakilan Serikat Pekerja Pelabuhan yang telah bersusah payah menyelenggarakan acara dialog.(KEN/Frans Pambudi dan Kurnia Supriatna)