Liputan6.com, Tangerang: Pertandingan lanjutan putaran kedua Liga Indonesia 2007 antara kesebelasan Persita Tangerang dan Persib Bandung di Stadion Benteng, Tangerang, Banten, Sabtu (15/12), berujung bentrokan. Dalam laga yang menentukan untuk Persib agar bisa lolos babak selanjutnya ini, benih-benih kerusuhan sebenarnya sudah berlangsung sejak pertandingan baru dimulai. Suporter kedua kesebelasan saling ejek, baik yang di dalam maupun di luar stadion.
Situasi memanas terjadi saat Persita unggul lebih dulu lewat tendangan Basri Badussalam. Saling lempar batu berlangsung antara pendukung Persib di dalam stadion dengan suporter Persita yang berada di luar stadion. Untunglah polisi bisa segera menguasai keadaan.
Advertisement
Keadaan kembali panas ketika Persib berhasil menyamakan kedudukan di pengujung babak kedua. Lempar-melempar batu kembali terjadi. Berkali-kali anggota Kepolisian Resor Metro Tangerang mengeluarkan tembakan peringatan dan gas air mata. Namun, bentrokan terus terjadi sampai peluit tanda berakhir pertandingan dibunyikan. Kedudukan akhir tetap imbang 1-1.
Kerusuhan juga berlangsung di dalam stadion. Penyokong Persib menghindari lemparan batu dengan melompat ke dalam lapangan. Tapi, suporter Persita justru terus menyambit dengan batu hingga sempat saling lempar batu di dalam stadion. Dalam insiden ini puluhan suporter luka-luka. Kaca tujuh mobil milik penonton juga pecah terkena lemparan batu.(ANS/Abdul Rosyid)