Peneliti UGM: Tempe Gembus Aman Dikonsumsi

Mary Astuti, peneliti asal UGM menyatakan tempe gembus aman dimakan setelah meneliti sampel di Desa Sawahan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang yang berdekatan dengan lokasi penyakit misterius di Kanigoro.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Agustus 2007, 17:40 WIB

Liputan6.com, Yogyakarta: Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Mary Astuti, mengatakan tempe gembus yang diproduksi masyarakat lereng Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, aman dikonsumsi. Dengan kata lain, tempe gembus di daerah itu tak berbahaya. Sebab jamur yang ada di tempe tersebut tak menghasilkan racun. Demikian dikemukakan Mari di Yogyakarta, seperti dilansir Kantor Berita Antara, Jumat (3/8).

Kesimpulan itu setelah Mary Astuti meneliti sampel tempe gembus warga Desa Sawahan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang yang berdekatan dengan lokasi penyakit misterius di Kanigoro, Kecamatan Ngablak. "Kalau penyebabnya tempe gembus tentu lebih banyak masyarakat yang kena," kata Mary yang kini mengajar di Fakultas Teknik Pertanian UGM Yogyakarta itu. Adapun sekitar 25 warga Desa Sawahan setiap hari memproduksi tempe gembus untuk dipasarkan kepada masyarakat di kawasan tersebut.

Pada tahun 1992, Mary telah meneliti zat besi di dalam tempe untuk tesis program doktor di Universitas Pertanian Tokyo, Jepang. Hasilnya, berbagai alat untuk membuat tempe dan proses produksi tempe di desa itu sebagai baik atau memenuhi standar kesehatan. Sedangkan lingkungan tempat produksi relatif bersih serta tidak ada bau kotoran bekas kedelai.

Lebih jauh Mary mengungkapkan, benang jamur tempe gembus di daerah itu berwarna putih yang menunjukkan pertumbuhan jamur tidak tercemar bakteri yang berbahaya. "Kalau proses menjadi tempe gembus itu tercemar ada indikasi warna benang jamur tidak putih, biasanya kuning kalau tercemar," ujar Mary.

Lantaran itulah, Mary mengimbau Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengoreksi pernyataannya bahwa penyebab wabah di kawasan itu dari tempe gembus. Dengan demikian, masyarakat pemakan tempe gembus tak menjadi resah [baca: Makanan Berampas Kelapa Memicu Keracunan].(Liputan 6)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya