Liputan6.com, Jakarta: Seorang gadis remaja yang diduga sebagai korban penculikan dipaksa bekerja di Malaysia. Ironisnya, gadis tersebut harus bekerja sebagai pekerja seks komersial selama tiga bulan. Namun penderitaan yang dirasakan gadis ini tak berlangsung lama. Dengan keberanian, ia berhasil melarikan diri dan melapor ke Konsulat Jenderal RI di Malaysia.
Kini, gadis berusia 15 tahun ini sudah kembali ke pelukan orangtuanya. Didampingi Komisi Nasional Perlindungan Anak, Senin (9/2), gadis ini mengaku diculik oleh lima pria. Ketika itu, dirinya hendak berangkat ke sekolah, tepatnya di Way Kanan, Lampung. Walau berhasil kabur, gadis ini mengaku masih ada sekitar 150 anak di bawah umur asal Indonesia yang dipaksa bekerja sebagai pelacur dan pelayan bar di Malaysia.(OMI/Arie Pratika)
Kini, gadis berusia 15 tahun ini sudah kembali ke pelukan orangtuanya. Didampingi Komisi Nasional Perlindungan Anak, Senin (9/2), gadis ini mengaku diculik oleh lima pria. Ketika itu, dirinya hendak berangkat ke sekolah, tepatnya di Way Kanan, Lampung. Walau berhasil kabur, gadis ini mengaku masih ada sekitar 150 anak di bawah umur asal Indonesia yang dipaksa bekerja sebagai pelacur dan pelayan bar di Malaysia.(OMI/Arie Pratika)