<i>Pintu Terlarang</i>, Stop Kekerasan pada Anak

Pintu Terlarang berkisah tentang kehidupan seorang pria yang memiliki gangguan jiwa akibat menjadi korban pelampiasan kekesalan sang ibu sebagai pelacur. Film ini juga menceritakan kisah seorang anak yang dikurung orangtuanya.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Januari 2009, 07:55 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Kisah kehidupan manusia selalu menarik dijadikan cerita. Apalagi, jika dikemas dalam bentuk film yang dibumbui dengan aroma ketegangan penuh sensasi dan pesan moral bagi penontonnya. Inilah kesan yang muncul dalam film garapan sutradara Joko Anwar berjudul Pintu Terlarang.

Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Sekar Ayu Asmara. Berkisah tentang sebuah pintu yang menguak rahasia kehidupan seorang pria bernama Gambir, diperankan Fahri Albar. Sebagai karakter utama dalam film ini, Gambir adalah sosok yang memiliki gangguan jiwa. Masa kecilnya menyeramkan akibat menjadi korban pelampiasan kekesalan sang ibu sebagai pekerja seks komersial sekaligus sosok istri kedua.

Bukan hanya tentang Gambir, pintu terlarang juga menceritakan kisah seorang anak yang dikurung orangtuanya. Pesan dari film bergenre thriller ini untuk menghentikan segala tindak kekerasan terhadap anak. Didukung sejumlah nama tenar seperti Tio Pakusadewo dan Henidar Amroe serta pendatang baru Marsha Timothy, Pintu Terlarang akan tayang di bioskop mulai 22 Januari 2009.(YNI/Anastasya Putri dan Daeng Tanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya