Taman Budaya Osing Banyuwangi Terbengkalai

Sejumlah bangunan di Taman Budaya Osing Banyuwangi, Jawa Timur, saat ini dalam keadaan rusak. Dinas pariwisata setempat tak dapat berbuat sesuatu menghadapi masalah tersebut.

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Juli 2001, 17:56 WIB
Liputan6.com, Banyuwangi: Taman Budaya Osing Banyuwangi, yang terletak di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur, miniatur seni budaya dari kebudayaan Osing saat ini kondisinya rusak berat. Bahkan, konsep pembangunan miniatur itu dianggap melanggar nilai-nilai adat istiadat Osing sehingga masyarakat asli Banyuwangi membiarkan bangunan senilai Rp 1 miliar itu rusak. Hal itu dikemukakan tokoh masyarakat Osing Banyuwangi Sirat di Banyuwangi, baru-baru ini.

Menurut Sirat, kini sejumlah rumah anjungan, panggung pementasan, kolam renang, kamar mandi umum, masjid, dan fasilitas bermain anak-anak tak dapat dimanfaatkan lagi. Selain itu, dalam adat Osing Banyuwangi mendirikan kamar mandi dalam rumah dianggap tabu dan kotor. Oleh karena itu, kamar mandi harus berada di luar rumah. Sedangkan, pemasangan atap rumah pun harus disesuaikan dengan bahan dasar kayu dengan menggunakan perhitungan penanggalan yang secara khusus disertai upacara ritual tertentu.

Sementara itu, dinas parawisata setempat sebagai pengelola taman budaya tersebut belum pernah melibatkan warga Osing Kemiren untuk ikut memanfaatkan keberadaan taman budaya tersebut. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Asmai mengakui, pembangunan taman budaya tersebut menyalahi kultur dan filosofi budaya Osing. Kendati demikian, menurut Asmai, pihaknya tak dapat berbuat apa-apa lantaran dibangun oleh pejabat sebelumnya.(ORS/Christanto Raharjo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya