Liputan6.com, Tangerang: Sebuah pesawat latih hancur berkeping-keping setelah jatuh menimpa dua rumah warga di Vila Pamulang, Tangerang, Banten, Ahad (16/3) sekitar pukul 07.30 WIB. Pilot pesawat, Herudi Kartowisastro tewas seketika. Jenazahnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Sementara dua rumah yang tertimpa pesawat hancur. Beruntung peristiwa ini tidak memakan korban jiwa dari pihak warga. Menurut saksi mata, warga sekitar sempat dikejutkan dengan suara benturan yang sangat keras saat pesawat menimpa rumah Didik Kuswahyudi di Blok U 12 nomor 8 Perumahan Villa Pamulang.
Polisi masih memeriksa penyebab jatuhnya pesawat bernomor penerbangan PK-SKI ini. Informasi yang dihimpun SCTV menyebutkan, Federasi Aerosport Indonesia (FASI) tidak pernah memeriksa pesawat tersebut sejak 1991. Padahal seharusnya setiap tahun pesawat didaftarkan untuk memperoleh kelaikan terbang.
Kecelakaan pesawat latih telah terjadi beberapa kali dalam tiga tahun terakhir. Februari 2006, pilot dan co-pilot tewas saat pesawat latih ringan jenis Cessna jatuh di Subang, Jawa barat. Setahun kemudian tepatnya April 2007, pesawat latihi milik Alfa Flying School jatuh di Ciputat, Tangerang. Tiga awak dilaporkan selamat [baca: Pesawat Latih Jatuh di Tangerang].(YNI/Arofah Supandi)