Haji Harun Peduli Budaya Aceh

Haji Harun Keuchik Leumik dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap budaya Aceh. Ratusan jenis rencong, perhiasan dan perlengkapan kuno masa Kerajaan Aceh dimiliki tokoh pers Tanah Rencong ini.

oleh Liputan6 diperbarui 15 Jul 2007, 15:20 WIB
Liputan6.com, Banda Aceh: Haji Harun Keuchik Leumik dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kelestarian budaya Aceh. Segudang pengalaman dimiliki lelaki kelahiran 1942 ini dalam mengelola warisan Tanah Rencong. Bahkan, suami Hajjah Salbiah ini tidak ragu menghabiskan miliaran rupiah untuk mengoleksi benda langka dan bernilai seni tinggi.

Benda seni pertama diperoleh dari warga yang mendatangi tokonya sekitar tahun 1976. Saat itu, ia menganggap masyarakat bisa saja menjual benda seni tersebut kepada orang asing. "Bila tidak diselamatkan, maka kolektor asing yang akan menguras barang warisan budaya Aceh," tutur Harun. Hal inilah yang memicunya untuk mengoleksi sekaligus menyelamatkan benda budaya Aceh.

Ratusan jenis rencong, perhiasan dan perlengkapan kuno masa Kerajaan Aceh dimiliki pria yang juga dikenal sebagai tokoh pers Aceh ini. Rumahnya pun dijadikan sebagai museum pribadi untuk pelestarian benda sejarah. Lantaran peranannya tersebut, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata menganugerahi Harun sebagai sosok penyelamat budaya Aceh.

Tak hanya itu, Museum Rekor Indonesia (Muri) pun turut memberikan apresiasi karena karyanya menghasilkan rencong raksasa sepanjang dua meter. Benda ini terpasang rapi di dinding rumahnya. Adapun rencong raksasa tersebut ditempa para pengrajin sentra rencong di kawasan Baet, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.(REN/Mukhtarudin Yakob)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya