Awalnya, Pinokio adalah sebuah boneka kayu. Atas keinginan si kakek Gepeto, sang peri baik hati menghidupkan Pinokio. Petualangan Pinokio pun dimulai. Boneka kayu tersebut mulai terbuai oleh kesenangan. Menurut dia, bermain dan bersenang-senang adalah hal yang paling penting.
Gepeto sering kali menasihati Pinokio agar tidak kebanyakan bermain. Namun, nasihat tersebut tidak digubrisnya. Sehingga suatu hari, Pinokio lalai dan jatuh ke tangan orang jahat yang ingin memanfaatkannya dengan menjualnya sebagai boneka kayu yang bisa berbicara.
Advertisement
Petualangan pun semakin seru ketika Pinokio dibuang ke laut dan ditelan seekor ikan paus. Tak disangka, di perut paus tersebut, Pinokio justru bertemu Gepeto. Akhir cerita, Pinokio sadar dan ingat nasihat Gepeto bahwa tidak baik bila terus bermain tanpa belajar. Pinokio pun berusaha menolong kakeknya sebagai balas budi dengan menyelamatkannya dari perut ikan.(REN/Anastasya Putri dan Bambang Purwanto)