Pinokio Ditampilkan dalam Bahasa Jepang

Kisah Pinokio, boneka kayu yang menjelma menjadi manusia ini menjadi agak lain ketika dimainkan dalam bahasa Jepang. Cerita ini ditampilkan dalam opera Jepang yang diadakan di Jakarta, belum lama ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Mei 2007, 13:18 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Kisah Pinokio, boneka kayu yang menjelma menjadi manusia ini menjadi agak lain ketika dimainkan dalam bahasa Jepang. Cerita ini ditampilkan dalam opera Jepang yang diadakan di Jakarta, belum lama berselang. Secara keseluruhan, opera ini sukses menampilkan gerakan yang lucu dan dialog bahasa Jepang hingga menjadikan kisah kanak-kanak ini lebih hidup dan mudah dipahami. Walaupun hanya didukung musik ensembel yang sederhana.

Awalnya, Pinokio adalah sebuah boneka kayu. Atas keinginan si kakek Gepeto, sang peri baik hati menghidupkan Pinokio. Petualangan Pinokio pun dimulai. Boneka kayu tersebut mulai terbuai oleh kesenangan. Menurut dia, bermain dan bersenang-senang adalah hal yang paling penting.

Gepeto sering kali menasihati Pinokio agar tidak kebanyakan bermain. Namun, nasihat tersebut tidak digubrisnya. Sehingga suatu hari, Pinokio lalai dan jatuh ke tangan orang jahat yang ingin memanfaatkannya dengan menjualnya sebagai boneka kayu yang bisa berbicara.

Petualangan pun semakin seru ketika Pinokio dibuang ke laut dan ditelan seekor ikan paus. Tak disangka, di perut paus tersebut, Pinokio justru bertemu Gepeto. Akhir cerita, Pinokio sadar dan ingat nasihat Gepeto bahwa tidak baik bila terus bermain tanpa belajar. Pinokio pun berusaha menolong kakeknya sebagai balas budi dengan menyelamatkannya dari perut ikan.(REN/Anastasya Putri dan Bambang Purwanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya