Liputan6.com, Caracas: Ribuan orang di Venezuela, Jumat (27/4), berunjuk rasa memprotes keputusan Presiden Hugo Chavez menutup stasiun televisi RCTV. Chavez menutup stasiun televisi yang terletak di ibu kota Caracas ini dengan alasan masa berlaku siaran telah habis.
Namun, menurut pengelola RCTV, mereka masih memiliki hak siar untuk beberapa tahun ke depan. Diduga, stasiun televisi ini ditutup karena meliput usaha kudeta terhadap Chavez pada 2002 [baca: Enam Orang Tewas dalam Kerusuhan di Caracas].
Selama ini Chavez sering bertikai dengan media yang kerap memberitakan dirinya. Dia mengancam akan menutup kantor media dengan tuduhan subversi. Setelah berencana menutup RCTV, Chavez akan mengganti dengan saluran televisi yang propemerintah.(IAN)
Namun, menurut pengelola RCTV, mereka masih memiliki hak siar untuk beberapa tahun ke depan. Diduga, stasiun televisi ini ditutup karena meliput usaha kudeta terhadap Chavez pada 2002 [baca: Enam Orang Tewas dalam Kerusuhan di Caracas].
Selama ini Chavez sering bertikai dengan media yang kerap memberitakan dirinya. Dia mengancam akan menutup kantor media dengan tuduhan subversi. Setelah berencana menutup RCTV, Chavez akan mengganti dengan saluran televisi yang propemerintah.(IAN)