Liputan6.com, Bekasi: Hingga kini tiga orang masih belum ditemukan, termasuk juru kamera SCTV Mochammad Guntur Syaifullah, saat bangkai Kapal Motor Levina I tenggelam perairan Muara Gembong, perbatasan Bekasi-Karawang, Jawa Barat, Ahad (25/2). Dua korban lain yang masih dalam pencarian adalah anggota Laboratorium Forensik Markas Besar Polri.
Saat kejadian, kapal jenis roll on-roll off (roro) ini sedang ditarik ke Pelabuhan Muara Gembong. Tiba-tiba kapal yang dinaiki sekitar 20 orang dari Kepolisian Air dan Udara juga wartawan media cetak dan televisi ini miring. Spontan sejumlah orang meloncat ke laut. Kejadian berlangsung sekitar tiga menit [baca: Bangkai Kapal Levina I Tenggelam].
Tiga kapal patroli Polairud mengevakuasi para korban yang terapung di laut. Korban selamat saat ini berada di Kantor Direktorat Polairud Polda Metro Jaya di Tanjungpriok, Jakarta Utara.
Tiga speed boat yang tiba di lokasi setengah jam kemudian tidak menemukan bangkai Levina. Karena arus laut begitu kencang, kapal cepat ini balik ke pelabuhan. Selain karena cuaca, para penumpang, termasuk reporter SCTV Muhammad Achir, juga tidak mengenakan jaket dan pelampung.(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)
Saat kejadian, kapal jenis roll on-roll off (roro) ini sedang ditarik ke Pelabuhan Muara Gembong. Tiba-tiba kapal yang dinaiki sekitar 20 orang dari Kepolisian Air dan Udara juga wartawan media cetak dan televisi ini miring. Spontan sejumlah orang meloncat ke laut. Kejadian berlangsung sekitar tiga menit [baca: Bangkai Kapal Levina I Tenggelam].
Tiga kapal patroli Polairud mengevakuasi para korban yang terapung di laut. Korban selamat saat ini berada di Kantor Direktorat Polairud Polda Metro Jaya di Tanjungpriok, Jakarta Utara.
Tiga speed boat yang tiba di lokasi setengah jam kemudian tidak menemukan bangkai Levina. Karena arus laut begitu kencang, kapal cepat ini balik ke pelabuhan. Selain karena cuaca, para penumpang, termasuk reporter SCTV Muhammad Achir, juga tidak mengenakan jaket dan pelampung.(TNA/Tim Liputan 6 SCTV)