Liputan6.com, Jakarta: Keinginan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera, Perumtas Satu, Sidoarjo, Jawa Timur, untuk mendapatkan ganti rugi tampaknya harus bertepuk sebelah tangan. Saat berdialog di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, baru-baru ini, PT Lapindo Brantas mengisyaratkan menolak tuntutan warga Perumtas dan menyerahkan kembali masalah ini ke puncak pimpinan Lapindo di Jakarta.
Warga Perumtas kesal atas sikap manajemen Lapindo yang menolak tuntutan ganti rugi. Mendengar tuntutannya hanya bertepuk sebelah tangan, sekitar seratus warga Perumtas Satu berorasi di depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Intinya, mereka mengancam akan memblokir jalan.
Kabar terbaru, tanggul di Desa Siring, tidak mampu mengatasi luberan lumpur. Kini luberan lumpur mulai mengarah ke jalan raya dan rel kereta api di Porong.(YYT/Eko Yudo)
Advertisement