Pasien Flu Burung Bertambah

Ani Afriani, warga Panunggangan, Kota Tangerang, Banten, dipastikan menderita flu burung setelah adanya hasil pemeriksaan laboratorium Depkes. Ani kini dirawat di RS Persahabatan Jakarta Timur.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Januari 2007, 19:31 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Memasuki musim penghujan, warga yang dirujuk karena gejala mirip flu burung terus bertambah. Di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta Timur, Jumat (12/1), Ani Afriani, warga Panunggangan, Kota Tangerang, Banten, dipastikan positif menderita penyakit maut ini. Hal itu diketahui setelah hasil pemeriksaan laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Departemen Kesehatan diserahkan ke RS Persahabatan.

Ani merupakan satu dari empat pasien dugaan penyakit maut itu. Ia dirujuk ke rumah sakit ini kemarin pagi. Kondisinya sudah parah dengan makin banyaknya kelainan yang ditemukan dari hasil rontgen. Di kediaman Ani di kawasan Tangerang, petugas Litbang Depkes juga mengambil sampel darah keluarganya. Dua hari sebelum demam dan sesak napas Ani diketahui membeli ayam hidup.

Ayam ini kemudian langsung dipotong di Pasar Kelapadua, yang berlokasi tak jauh dari rumahnya. Di sekitar kediaman Ani, ada pula sejumlah warga yang memelihara ayam dan tempat pemotongan hewan itu. Saat didatangi tim Badan Kesehatan Dunia (WHO), petugas sempat menyaksikan seekor ayam mati di antara rumpun bambu.

Di Bandung, Jawa Barat, masih ada empat pasien dugaan flu burung. Tiga pasien merupakan satu keluarga asal Cicalengka, sedangkan satu lagi dari Purwakarta. Semua pasien kondisinya membaik, namun masih menunggu hasil pemeriksaan Balitbang Depkes.

Ketua Pelaksana Harian Komnas Flu Burung Bayu Krisnamurti mengakui upaya pemberantasan flu burung secara massal seperti pemberantasan unggas besar-besaran dan restrukturisasi peternakan masih sulit dilakukan.

Dalam sepekan ini sudah tiga orang terjangkit avian influenza, dua di antaranya tak dapat diselamatkan karena terlambat berobat. Sejak merebak Juli 2005, avian influenza telah merenggut 59 nyawa di seluruh Indonesia [baca: Riyah Akhirnya Meninggal Dunia].(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya