Dalam sebuah wawancara, jaksa penuntut umum Munkith al Faroon mengaku melihat ada dua pejabat tinggi Irak membawa telepon genggam saat pelaksanaan eksekusi. Yang kini dikhawatirkan, video tersebut juga menayangkan ejekan dan penghinaan dari beberapa tokoh Syiah saat Saddam dieksekusi. Akibat ejekan itu, eksekusi nyaris ditunda karena ada seorang pejabat yang mengancam akan keluar. Karena itu, Presiden Irak Nouri al Maliki memerintahkan segera dilakukan penyelidikan kasus itu [baca: ].
Sampai saat ini makam Saddam masih dipenuhi warga yang berduka dan memprotes eksekusinya. Rencananya para kroni Saddam juga akan dieksekusi, Kamis besok. Mereka adalah saudara tiri Saddam, sekaligus mantan Kepala Agen Rahasia Irak Barzan Ibrahim Hassan al Tikriti dan mantan Kepala Kehakiman Pengadilan Revolusioner Awad Hamid al Bandar.
Advertisement
Hingga kini, kekerasan di Irak belum mereda. Hari ini ditemukan setidaknya 45 jenazah di sekitar Kota Baghdad dengan bekas bekas penyiksaan. Diduga, eksekusi Saddam meningkatkan aksi kekerasan sektarian antarwarga Sunni dan Syiah.(ORS)