Paus Mengharapkan Damai Terwujud di Palestina

Paus Benediktus XVI menyoroti konflik yang berkecamuk di Timur Tengah saat menyampaikan Urbi et Orbi di Basilika, Vatikan. Presiden Palestina Mahmoud Abbas menghadiri Misa Natal di Palestina.

oleh Liputan6 diperbarui 26 Des 2006, 02:20 WIB
Liputan6.com, Roma: Paus Benediktus XVI menyampaikan Urbi et Orbi atau pesan Natal bagi dunia di Basilika, Santo Petrus, Roma, Vatikan, Ahad (25/12) petang. Pesan tersebut isinya menyoroti konflik yang berkecamuk di Timur Tengah. Paus berharap solusi damai dengan dialog dapat segera tercapai di bumi Palestina.

Paus Benediktus juga menyinggung kekerasan yang masih terjadi di Lebanon, Irak, Srilanka serta Benua Afrika. Kendati dunia saat ini memasuki era modern, menurut Sri Paus, kehadiran para juru selamat sangat dibutuhkan. Urbi et Orbi disampaikan Paus Benediktus beberapa jam setelah memimpin Misa Natal di Basilika [baca: Paus Benediktus Memimpin Misa Natal].

Sementara perayaan Natal di sejumlah negara berlangsung semarak dan khidmat. Misa Natal di kota kelahiran Yesus Kristus, Bethlehem, Palestina, berjalan khidmat. Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga hadir dalam misa yang dipimpin Ketua Gereja Katolik Jerusalem Patriarch Michael Sabbah.

Adapun di Lebanon perayaan Natal dijadikan momentum warga Kristen untuk berpawai ke jalan dan pusat Kota Beirut. Mereka mendesak agar perdamaian, cinta, dan toleransi segera terwujud. Desakan ini muncul menyusul krisis politik yang bergejolak sejak awal Desember silam.(AIS)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya