Menurut seorang satpam, Kepala Satuan Pengamanan Dalam DPR tak mengizinkan para wartawan mendatangi kediaman Yahya. Anggota Dewan dari Partai Golongan Karya itu belum kelihatan keluar masuk kompleks. Sebelumnya beredar kabar, Yahya hari ini pulang dari Australia [baca: Yahya Zaini Masih di Sydney].
Berbeda dengan Yahya yang belum dapat dimintai konfirmasi. Maria Ireva, wanita dalam rekaman video mesum itu justru bersedia ditemui di apartemennya. Hanya saja, penyanyi ini tidak bersedia diambil gambar dan suaranya. Setelah menanti selama empat jam, reporter SCTV M. Achir akhirnya bisa mewawancarai Maria. Dalam wawancara, Maria mengungkapkan sikapnya bungkamnya selama ini agar tidak memperkeruh situasi.
Advertisement
Kendati demikian, pagi tadi, ia sudah menunjuk Ruhut Sitompul sebagai kuasa hukumnya. Paling cepat besok malam atau lusa pagi, pihaknya segera menggelar jumpa pers berkaitan dengan adegan mesum yang beredar luas melalui video telepon seluler dan internet itu [baca: Video Porno Anggota Dewan Gegerkan DPR].
Video adegan porno itu memang sudah beredar luas. Namun Badan Kehormatan DPR belum mengambil langkah investigasi. Wakil Ketua Badan Kehormatan Gayus Lumbuun beralasan, pihaknya tidak berwenang melakukan pengusutan tanpa ada pengaduan resmi secara tertulis dari masyarakat ataupun dari pimpinan DPR.
Lebih jauh Gayus menjelaskan, bila sudah ada pengaduan resmi dan lengkap, barulah bisa diusut. Namun itu pun memakan waktu antara satu hingga dua bulan. Kondisi ini tentu saja berbeda jika pasangan yang ada dalam video ini dalam status suami istri.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)