Gelombang Penolakan Bush Mengalir Deras

Ketua GUII Habib Abdurahman Assegaf membacakan doa di gerbang Istana Bogor mengutuk Bush. Usai berdoa Habib Abdurahman mengatakan orang yang akan melewati gerbang Istana Bogor akan mendapat sial.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 November 2006, 20:01 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Ketidaksukaan sejumlah warga atas kedatangan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush terus disuarakan. Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Bogor Ganyang Bush (ABG Bush) berpawai ke pasar dan pertokoan di sekitar Pasar Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/11). Demonstran berbaris panjang sambil mengarak spanduk putih.

Adapun Ketua Gerakan Umat Islam Indonesia Habib Abdurahman Assegaf membacakan doa di gerbang Istana Bogor mengutuk Bush. Usai berdoa Habib Abdurahman mengetukan tongkat berkali-kali. "Insya Allah orang yang masuk sini akan dapat sial," ujar dia.

Unjuk rasa ABG Bush direspons sejumlah warga Bogor. Mereka ikut menandatangani spanduk penolakan atas rencana kedatangan Bush. Demikian pula para pedagang dan tukang becak yang terancam tak bisa mencari nafkah di hari kedatangan orang nomor satu AS itu ke Istana Bogor. Namun Hidayat, seorang pedagang mengaku tak mengerti maksud dari penandatanganan spanduk tersebut, ia cuma ikut-ikutan.

Sementara ratusan ibu dan anak dari Partai Keadilan Sejahtera Kota Bogor juga berunjuk rasa menolak kunjungan Bush di sekitar Tugu Kujang. Di tengah orasi mereka membagi-bagikan setangkai bunga kepada warga maupun para pengendara di jalan.

Ratusan orang yang tergabung dalam Komite Umat Islam Anti-AS dan Israel (Kumail) di Jember, Jawa Timur, juga berunjuk rasa menentang Bush. Dalam aksi yang berlangsung di depan Masjid Baitul Amin Jember itu, demonstran membawa kera. Mereka juga melampiaskan penolakan dengan membakar bendera AS.(AIS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya