Lomba Perahu Kora-Kora di Pulau Banda

Bagi masyarakat Pulau Banda, Maluku, lomba dayung perahu kora-kora adalah hiburan yang selalu ditunggu-tunggu. Perlombaan yang diikuti desa adat di sana sudah menjadi tradisi turun menurun.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 November 2006, 13:49 WIB
Liputan6.com, Banda: Perahu kora-kora pada dahulu kala adalah kapal perang tradisional masyarakat Pulau Banda, Maluku. Tapi kini, kora-kora bukan lagi untuk berperang, melainkan menjadi sarana olahraga tradisional masyarakat Maluku. Tak heran, lomba dayung perahu kora-kora bagi masyarakat Banda adalah hiburan yang selalu ditunggu-tunggu dan sudah menjadi tradisi turun temurun. Ini seperti perlombaan perahu kora-kora di Pulau Banda, belum lama berselang.

Kali ini, lomba menempuh jarak 4 mil atau lebih dari 6 kilometer dan melibatkan warga dari enam desa adat di Kecamatan Banda. Tiap perahu diawaki 34 pendayung, satu pemimpin regu, dan tiga petugas khusus untuk membuang air laut yang masuk ke perahu. Para peserta juga menghias perahu dengan bendera dan berdandan dengan busana tradisional agar tampil percaya diri.

Dalam perlombaan kali ini, regu perahu kora-kora dari Desa Adat Pulau Hatta keluar sebagai pemenang. Mereka berhak mendapat hadiah berupa piala dan uang tunai sebesar Rp 6 juta. Menurut para peserta, hadiah itu akan dibagi rata serta digunakan sebagai kas adat untuk membangun desa.(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya