Mabes TNI Membantah Terlibat Kerusuhan Dili

Mabes TNI membantah tudingan yang menyatakan TNI terlibat dalam aksi kerusuhan di Kota Dili, Timor Leste. Kota Dili kembali memanas setelah sejumlah rumah penduduk dibakar pemberontak.

oleh Liputan6Diterbitkan 04 Juni 2006, 13:32 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Markas Besar TNI melalui Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Muhammad Sunarto, membantah tudingan keterlibatan TNI dalam kerusuhan di Dili, Timor Leste. Dalam konferensi pers di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Ahad (4/6), Sunarto mengatakan keberadaan pasukan TNI di perbatasan hanya untuk mengamankan situasi agar kerusuhan tidak meluas ke wilayah Indonesia [].

Bahkan, menurut Sunarto, Menlu Australia Alexander Downer sendiri sudah membantah dugaan tersebut saat berkunjung ke Dili tadi pagi []. Disebutkan pula oleh Kapuspen TNI, jumlah pasukan yang berada di perbatasan Indonesia-Timor Leste tetap tiga batalyon atau dengan kata lain tidak ada penambahan.

Sementara itu, situasi keamanan di Kota Dili hari ini kembali menghangat. Sejak pagi hari puluhan pria yang disinyalir sebagai anggota pasukan pemberontak turun ke jalan dan membakar sejumlah rumah penduduk. Hingga saat ini asap masih membubung dari rumah-rumah dan tak terlihat adanya upaya pemadaman oleh penduduk.

Saat pasukan penjaga keamanan tiba di lokasi dengan mengendarai tank, para perusuh telah kabur. Pasukan gabungan tersebut tak menemukan apa pun kecuali sejumlah rumah yang telah diobrak-abrik dan ditinggalkan pemiliknya. Akibat aksi ini para warga lari ke tempat-tempat pengungsian. Sedangkan sejumlah staf Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertugas di Kota Dili dievakuasi. Belum diketahui jumlah korban akibat kerusuhan ini.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya