Sebagian Besar Penduduk Indonesia Perokok Aktif

Menurut data yang dilansir WHO, sekitar 70 persen penduduk Indonesia tercatat sebagai perokok aktif. DPR tengah mengajukan rancangan undang-undang penanganan kesehatan dampak dari tembakau.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Mei 2006, 13:04 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Bertepatan dengan peringatan Hari Bebas Tembakau, Rabu (31/5), Indonesia masih menempati urutan atas dalam konsumsi rokok. Sekitar 70 persen penduduk Indonesia tercatat sebagai perokok aktif. Data Badan Kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO) menyebutkan, jika kebiasaan itu terus berlanjut, angka korban diperkirakan bakal meningkat. Kematian akibat merokok bisa menjadi 10 juta per tahun pada 2020 yang mayoritas terjadi di negara-negara berkembang.

Tak bisa dipungkiri, hingga kini banyak konsumen rokok yang tidak menyadari tentang bahaya tembakau. Dalam satu batang rokok terdapat sedikitnya 4.000 zat berbahaya. Di antaranya tar yang menjadi penyebab kerusakan sel paru dan kanker, karbon monoksida penyebab berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen serta nikotin yang merusak jantung dan membuat perokok kecanduan.

Karena itu langkah serius segera akan diambil. Misalnya DPR, kini tengah mengajukan rancangan undang-undang penanganan kesehatan dampak dari tembakau. Langkah ini dilakukan setelah melihat semakin meningkatnya konsumsi rokok di kalangan remaja. Apalagi WHO juga menyoroti sikap pemerintah yang belum ikut menandatangani kesepakatan Kerangka Pengendalian Tembakau (Framework of Tobacco Control) dalam rangka menurunkan konsumsi rokok.(ADO/Satya Pandya)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya