Sumber Flu Burung di Medan Belum Diketahui

Departemen Kesehatan tidak menemukan ada unggas positif terinfeksi flu burung di Desa Kubu Simbelang, Tanah Karo, Sumut. Seorang pengidap flu burung melarikan diri dari RSU Adam Malik Medan.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Mei 2006, 19:29 WIB
Liputan6.com, Medan: Meski sudah menelan empat nyawa, Departemen Kesehatan belum mengetahui sumber penularan flu burung di Desa Kubu Simbelang, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara. Hasil tes pada unggas di sekitar pemukiman korban menunjukkan negatif terinfeksi flu burung. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular Depkes Nyoman Kandun di Medan, Sabtu (13/5).

Menurut Nyoman Kandun, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes telah meneliti sampel darah dan cairan tubuh dari delapan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan. Hasilnya, empat pasien dipastikan flu burung. Kasus ini juga menambah jumlah cluster atau penderita flu burung dalam satu keluarga menjadi enam cluster. Kejadian kali ini diperkirakan akan menjadi cluster terbesar. Meski demikian, ia tak menyatakan telah terjadi penularan antarmanusia.

Seluruh pasien positif flu burung berasal dari Desa Kubu Simbelang. Tiga di antaranya tewas dalam jangka waktu empat hari terakhir. Seorang pasien positif lain, yakni Jones Ginting melarikan diri dari rumah sakit dan keberadaannya hingga saat ini belum diketahui. Sedangkan korban tewas dugaan flu burung terakhir bernama Brenata [baca: Korban Dugaan Flu Burung di Medan Bertambah].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya