Menurut Nyoman Kandun, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes telah meneliti sampel darah dan cairan tubuh dari delapan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan. Hasilnya, empat pasien dipastikan flu burung. Kasus ini juga menambah jumlah cluster atau penderita flu burung dalam satu keluarga menjadi enam cluster. Kejadian kali ini diperkirakan akan menjadi cluster terbesar. Meski demikian, ia tak menyatakan telah terjadi penularan antarmanusia.
Seluruh pasien positif flu burung berasal dari Desa Kubu Simbelang. Tiga di antaranya tewas dalam jangka waktu empat hari terakhir. Seorang pasien positif lain, yakni Jones Ginting melarikan diri dari rumah sakit dan keberadaannya hingga saat ini belum diketahui. Sedangkan korban tewas dugaan flu burung terakhir bernama Brenata [baca: Korban Dugaan Flu Burung di Medan Bertambah].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement