Bangkai Gajah Ditemukan di Bengkalis

Gajah ini diduga dibunuh pemburu liar karena gadingnya telah hilang. Populasi gajah yang empat tahun silam diduga mencapai 430 ekor kini menyusut sampai 30 persen akibat perburuan dan penebangan liar.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 Mei 2006, 19:42 WIB
Liputan6.com, Bengkalis: Perburuan liar terhadap gajah di Provinsi Riau masih terus berlanjut. Setelah 14 ekor gajah ditemukan mati dalam beberapa bulan ini, warga kembali menemukan seekor bangkai gajah di hutan lindung kawasan Tasik Serai, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (6/5).

Bangkai gajah itu ditemukan warga di hutan tanaman industri PT Arara Abadi. Kuat dugaan, mamalia terbesar di darat ini mati akibat pemburu liar. Ini terlihat dari hilangnya gading satwa dilindungi tersebut.

Berdasarkan tim World Wildlife Fund (WWF) Indonesia yang membedah bangkai gajah tersebut, kemungkinan gajah ini diracun sebelum tewas. Temuan ini menambah panjang kematian gajah tak wajar di Indonesia. Sepanjang tahun ini, ditemukan setidaknya 15 ekor gajah yang mati tidak wajar.

Berdasarkan data WWF Indonesia, pada 2002 populasi gajah mencapai 350 sampai 430 ekor. Tetapi akibat penebangan liar dan pembukaan lahan kelapa sawit, jumlah hewan ini menyusut sampai 30 persen sejak empat tahun terakhir [baca: Melacak Jejak Gajah Sekaligus Pemburunya].(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya