Yahya datang ke Penjara Palu dengan didampingi Kepala Kepolisian Daerah Sulteng Brigadir Jenderal Oegroseno dan sejumlah petinggi Polda Sulteng lainnya. Pertemuan sekitar dua jam ini berlangsung tertutup dan tidak dapat diliput wartawan. Para peliput hanya bisa menunggu di luar dan mengambil gambar dari jarak jauh.
Oegroseno menerangkan, ternyata tidak cukup bukti untuk memasukkan Yahya ke dalam 16 nama yang dianggap terlibat kerusuhan pada tahun 2000 itu. Saat bertatap muka dengan Yahya, Tibo mengaku tak mengenalnya. Hanya, Tibo menjelaskan bahwa dirinya mengetahui nama Yahya karena disebut-sebut orang lain. Rencananya, 15 nama lainnya menyusul untuk dikonfrontasikan dengan Tibo cs sebelum pelaksanaan eksekusi mati [baca: Eksekusi Mati Tibo Cs Tinggal Menunggu Hari].(DNP/Tim Liputan 6 SCTV)
Advertisement