Kericuhan sempat terjadi dalam aksi ini saat pengunjuk rasa lain dari Aliansi Pemerhati Donggala yang mendukung kebijakan itu sama-sama berada di lokasi unjuk rasa. Namun, bentrokan kedua kelompok berbeda itu dapat dicegah sejumlah personel satuan polisi pamong praja yang langsung mengamankan kericuhan.
Sementara itu, Adam dan Ketua DPRD Donggala Ridwan Yalijama yang mengetahui suasana aksi memanas langsung keluar dari ruang rapat dan menemui para pengunjuk rasa. Mereka kemudian memberikan penjelasan tentang kebijakan tersebut kepada mereka dan massa akhirnya membubarkan diri.
Advertisement
Berkait rencana kebijakan ini, dana yang akan dikeluarkan untuk pembelian kapal tersebut senilai Rp 2,9 miliar dan diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Donggala. Pemerintah Kabupaten Donggala menilai pembelian kapal itu untuk membantu nelayan dalam mengembangkan potensi kelautan.(ZIZ/Syamsudin)