Maftuch Basyuni Hadir di Silaturahmi Ponpes Ngruki

Menteri Agama Maftuch Basyuni datang ke Ponpes Ngruki didampingi Kapolda Jateng Irjen Polisi Dody Sumantyawan dan Gubernur Jateng Mardiyanto. Kedatangan mereka mencairkan ketegangan hubungan ponpes dengan pemerintah.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Januari 2006, 19:15 WIB
Liputan6.com, Surakarta: Menteri Agama Maftuch Basyuni menghadiri silaturahmi alumni santri Pondok Pesantren Al Mukmin di Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (21/1). Gubernur Jateng Mardiyanto dan Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Polisi Dody Sumantyawan terlihat mendampingi Menag. Kehadiran mereka mencairkan kesan kurang harmonisnya hubungan pemerintah dengan pengurus ponpes. Sebab, Ponpes Ngruki dianggap banyak melahirkan teroris.

Ali Usman, alumnus Ponpes Ngruki menjelaskan, silaturahmi diadakan untuk membahas persepsi terorisme dan jihad. Selain itu, juga untuk meluruhkan kesan santri yang belajar di sana mendapat pelajaran tentang terorisme. "Lihat saja. Di sini tidak ada latihan militer dan tidak alat meriam," kata Ali. Dari pertemuan yang digelar sampai besok diharapkan akan melahirkan deklarasi yang berisi pesan bahwa tenaga pengajar Ponpes Ngruki tidak mendidik generasi teroris."Deklarasi akan kami kirim ke PBB [Perserikatan Bangsa-Bangsa]," ucap Isfihani, seorang peserta reuni.

Silaturahmi diikuti puluhan alumni Ponpes Al Mukmin yang sebagian di antaranya tinggal di luar negeri. Sementara ustad Abu Bakar Ba`asyir, pendiri Ponpes Ngruki tidak hadir karena masih dipenjara .(KEN/Ferry Aditri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya