Tempat Mengoplos BBM di Kawasan Cilincing Disegel

Tim Terpadu Energi sering memberi peringatan, tapi tidak digubris. Petugas akhirnya menyita seratus kiloliter bahan bakar diesel di Cilincing, Jakarta Utara. Pengoplos diduga bekerja sama dengan sopir Pertamina.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 November 2005, 08:29 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Tim Terpadu Energi menyegel tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Cilincing, Jakarta Utara, belum lama ini. Sanksi terberat diberikan karena pemilik tempat penimbunan tidak jera meski berulang kali digerebek petugas. Mereka membeli pasokan dari sopir truk pembawa BBM dan menjualnya kembali ke kalangan industri. Sekitar seratus kiloliter BBM untuk mesin diesel disita.

Wakil Ketua Timdu Energi Tuti Anggraeni mengatakan, banyak lokasi penimbunan BBM di Jakarta masih beroperasi. Sejak dibentuk Maret 2006, Tim Terpadu Energi menemukan 16 tempat mengoplos BBM. Sebanyak 14 di antaranya sudah kembali beroperasi. Ahmad, seorang sopir truk pengangkut BBM mengaku, tergiur keuntungan yang akan diperoleh jika bekerja sama menjual bahan bakar ke pengusaha.

Tuti menyarankan, Pertamina memperbaiki sistem segel pada truk pembawa BBM karena mudah dirusak. Dengan begitu, para supir tidak gampang berbuat curang. Sopir pun diminta bekerja jujur jika tidak ingin dihukum berat.(KEN/Adrian Pantur dan Muhamad Guntur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya