Pak Harto Mengalami Pendarahan di Usus

Tim dokter Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jaksel menyatakan, mantan Presiden Soeharto mengalami pendarahan usus yang diakibatkan kelelahan dan makanan. Dokter meminta mantan penguasa Orde Baru itu istirahat total.

oleh Liputan6Diterbitkan 05 November 2005, 15:33 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Mantan Presiden Soeharto hingga Sabtu (5/11) siang ini masih menjalani perawatan di ruang 604 lantai enam Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan. Menurut tim dokter, keluhan yang dialami mantan orang nomor satu di Indonesia ini adalah pendarahan berulang dari usus besar. Ini mengakibatkan hemoglobin (HB) Pak Harto turun, Namun setelah menjalani transfusi darah, HB-nya sudah naik menjadi 10,7 mendekati angka normal yakni 11,7.

Dokter menyarankan agar Pak Harto tak dijenguk. "Pendarahannya disebabkan kelelahan. Karena itu kita meminta bapak istirahat total dan tidak boleh menerima tamu. Karena kondisi bapak harus kita pulihkan seperti sedia kala, tutur Kepala RSPP Dr. Sutji A. Mariono.

Kendati demikian, petang ini, sejumlah tokoh masih tampak datang membesuk Pak Harto. Di antara pembesuk tampak Bob Hasan. Adapun sejauh ini, kondisi Soeharto telah membaik. Dokter menduga Soeharto kelelahan karena menerima tamu di Hari Raya Idul Fitri. Diperkirakan pula, Pak Harto mengkonsumsi makanan yang tak cocok dengan kondisi kesehatannya [baca: Keluarga Pak Harto Menggelar Open House di Cendana].

Pak Soeharto dirawat di RSPP sejak kemarin petang karena kondisi kesehatannya memburuk. Hingga hari ini mantan penguasa Orde Baru itu ditemani putra-putrinya di kamar Very Very Important Person Nomor 604 [baca: Soeharto Masuk RSPP Lagi].(BOG/Tascha Liudmila dan Erwin Arief)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya