Liputan6.com, Doha: Kelompok Al-Qaidah mengaku bertanggung jawab atas peledakan bom di London, Inggris, 7 Juli silam dan mengancam akan melancarkan serangan lain di Eropa. Pengakuan itu diungkapkan dalam rekaman video yang diterima dan ditayangkan stasiun televisi Aljazeera di Doha, Qatar, Kamis (1/9).
Wajah orang nomor dua dalam jaringan Al-Qaidah yaitu Ayman al Zawahri serta pelaku peledakan London yang diidentifikasi sebagai Muhammad Sidique Khan muncul dalam tayangan video. Sayangnya, gambar ini tidak disertai suara dari kedua orang ini. Namun, Aljazeera melaporkan, dalam rekaman itu Al Zawahri mengatakan serangan bom 7 Juli di London adalah tamparan bagi kebijakan Perdana Menteri Inggris Tony Blair [baca: Ledakan Beruntun di London, Dua Tewas].
Al Zawahri juga menyatakan mereka kini memindahkan kancah peperangan ke negara musuh. Sejauh ini, APTN maupun Aljazeera tidak bisa memverifikasi keaslian video serta pernyataan-pernyataan di dalamnya.(DNP/Rcm)
Wajah orang nomor dua dalam jaringan Al-Qaidah yaitu Ayman al Zawahri serta pelaku peledakan London yang diidentifikasi sebagai Muhammad Sidique Khan muncul dalam tayangan video. Sayangnya, gambar ini tidak disertai suara dari kedua orang ini. Namun, Aljazeera melaporkan, dalam rekaman itu Al Zawahri mengatakan serangan bom 7 Juli di London adalah tamparan bagi kebijakan Perdana Menteri Inggris Tony Blair [baca: Ledakan Beruntun di London, Dua Tewas].
Al Zawahri juga menyatakan mereka kini memindahkan kancah peperangan ke negara musuh. Sejauh ini, APTN maupun Aljazeera tidak bisa memverifikasi keaslian video serta pernyataan-pernyataan di dalamnya.(DNP/Rcm)