Liputan6.com, Padang: Sebuah helikopter milik Kepolisian Daerah Sumatra Barat, Kamis (1/9) sekitar pukul 16 WIB, dilaporkan jatuh. Helikopter diperkirakan jatuh di kawasan Padang Aru, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat atau sekitar 300 kilometer arah timur Kota Padang. Kendati begitu, hingga kini keberadaan pasti helikopter nahas itu belum diketahui.
Helikopter tersebut tercatat di antaranya ditumpangi oleh Direktur Reserse Kriminal Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Hardison Harmaini dan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Bambang Irawan. Helikopter berangkat dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Tabing, Padang, sekitar pukul 10.00 WIB, menuju lokasi Pasar Padang Aru yang terbakar Rabu malam.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Aryanto Boediharjo membenarkan terjadinya musibah tersebut. Menurut Aryanto, helikopter berisi tujuh penumpang, termasuk dua direktur Polda setempat, dua kru pesawat, dan tiga petugas identifikasi. Menurut Aryanto, helikopter jatuh dalam perjalanan menuju Kota Padang, setelah terbang dari Solok Selatan pukul 13.40 WIB. Kontak terakhir melalui telepon dengan teknisi di Kota Padang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB.(ADO/Deni Risman)
Helikopter tersebut tercatat di antaranya ditumpangi oleh Direktur Reserse Kriminal Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Hardison Harmaini dan Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Bambang Irawan. Helikopter berangkat dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Tabing, Padang, sekitar pukul 10.00 WIB, menuju lokasi Pasar Padang Aru yang terbakar Rabu malam.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Aryanto Boediharjo membenarkan terjadinya musibah tersebut. Menurut Aryanto, helikopter berisi tujuh penumpang, termasuk dua direktur Polda setempat, dua kru pesawat, dan tiga petugas identifikasi. Menurut Aryanto, helikopter jatuh dalam perjalanan menuju Kota Padang, setelah terbang dari Solok Selatan pukul 13.40 WIB. Kontak terakhir melalui telepon dengan teknisi di Kota Padang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB.(ADO/Deni Risman)