Liputan6.com, Dalian: Lain negara lain pula cara penduduknya membuat minuman keras. Orang Prancis misalnya, membuat minuman kerasnya dari buah anggur. Sementara orang Meksiko menyuling tanaman kaktus untuk membuat minuman yang dikenal sebagai tequila. Namun warga Kota Dalian, Cina, belum lama ini mengembangkan minuman keras dengan bahan bukan dari tumbuhan melainkan ikan.
Selama ini, penduduk Kota Dalian memang menggemari semua jenis makanan laut. Banyak warga yang mengisi waktu dengan bekerja di usaha-usaha yang berkaitan dengan laut. Salah seorang di antaranya adalah Sun Keman. Kedekatannya dengan laut memberi gagasan untuk mengolah ikan yang lazimnya dimakan menjadi minuman keras. Sun Keman pun membangun tempat pembuatan minuman di wilayah pesisir timur Cina itu.
Untuk membuat minuman dari ikan, pertama-tama isi perut ikan dibersihkan. Setelah itu, ikan lantas direbus. Daging ikan yang telah direbus kemudian dicampur dengan beras dan didiamkan sedikitnya selama sebulan agar terjadi fermentasi. Beras digunakan untuk membantu mempercepat proses peragian. Proses terus diawasi untuk memastikan adanya cita rasa laut namun tanpa sedikit pun bau amis ikan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, temperatur, dan kandungan protein pun harus dijaga.
Menurut Keman, ada delapan jenis ikan laut yang dipakai untuk membuat minuman keras termasuk cumi-cumi. Sementara udang, kepiting, tuna, dan tiram jarang dipakai sebagai bahan dasar. Minuman keras dari ikan ini, tambah Keman, sangat bergizi. Pasalnya, ikan secara alamiah memiliki 18 jenis gizi plus vitamin A dan B. Sejauh ini, perusahaan Keman sudah mendapat pesanan dari Jepang, Rusia, Amerika Serikat, dan sejumlah daerah di Cina. Minuman ikan termahal dijual seharga 50 yuan atau sekitar Rp 58 ribu per botol.(TOZ/Rcm)
Selama ini, penduduk Kota Dalian memang menggemari semua jenis makanan laut. Banyak warga yang mengisi waktu dengan bekerja di usaha-usaha yang berkaitan dengan laut. Salah seorang di antaranya adalah Sun Keman. Kedekatannya dengan laut memberi gagasan untuk mengolah ikan yang lazimnya dimakan menjadi minuman keras. Sun Keman pun membangun tempat pembuatan minuman di wilayah pesisir timur Cina itu.
Untuk membuat minuman dari ikan, pertama-tama isi perut ikan dibersihkan. Setelah itu, ikan lantas direbus. Daging ikan yang telah direbus kemudian dicampur dengan beras dan didiamkan sedikitnya selama sebulan agar terjadi fermentasi. Beras digunakan untuk membantu mempercepat proses peragian. Proses terus diawasi untuk memastikan adanya cita rasa laut namun tanpa sedikit pun bau amis ikan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, temperatur, dan kandungan protein pun harus dijaga.
Menurut Keman, ada delapan jenis ikan laut yang dipakai untuk membuat minuman keras termasuk cumi-cumi. Sementara udang, kepiting, tuna, dan tiram jarang dipakai sebagai bahan dasar. Minuman keras dari ikan ini, tambah Keman, sangat bergizi. Pasalnya, ikan secara alamiah memiliki 18 jenis gizi plus vitamin A dan B. Sejauh ini, perusahaan Keman sudah mendapat pesanan dari Jepang, Rusia, Amerika Serikat, dan sejumlah daerah di Cina. Minuman ikan termahal dijual seharga 50 yuan atau sekitar Rp 58 ribu per botol.(TOZ/Rcm)