Tol Cipularang Diresmikan Akhir Mei

Semula Tol Cipularang akan diresmikan awal April silam sebelum digunakan tamu negara yang akan menghadiri KAA di Bandung, Jabar. Peresmian sampai saat ini belum dilakukan karena masih ada ruas jalan yang ambles.

oleh Liputan6Diterbitkan 23 Mei 2005, 06:00 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Setelah sempat tertunda sebulan lebih, Tol Cipularang yang menghubungkan Cikampek, Purwakarta dan Padalarang akan diresmikan akhir Mei mendatang. Rencananya peresmian dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tertundanya peresmian jalan bebas hambatan yang menembus perbukitan ini karena beberapa ruas jalan ada yang ambles dan longsor. Demikian informasi yang diperoleh SCTV dari PT Jasa Marga di Jakarta, baru-baru ini.

Tol Cipularang sedianya diresmikan awal April silam sebelum digunakan tamu negara yang akan menghadiri perayaan emas Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat. Namun hingga sekarang jalan bebas hambatan sejauh 41 kilometer tersebut masih belum diresmikan mengingat di beberapa titik masih ada ruas jalan yang rusak parah [baca: Tol Cipularang Ambles].

Pada kilometer 91 di daerah Pasir Honje, Purwakarta, ruas jalan ambles sepanjang hampir 100 meter dengan kadalaman sekitar 50 sentimeter. Beberapa hari silam, jalur ini sempat ditutup dan dialihkan ke jalur sebelahnya. Meskipun saat ini kondisi jalan belum sempurna, jalur tersebut sudah bisa dilewati kendaraan. Tapi khusus untuk truk dan trailer masih dilarang karena kondisi jalan yang belum stabil di beberapa ruas.

Di kilometer 93 juga terdapat ruas jalan yang rawan longsor. Bahu jalan yang telah menggunakan penahan ini terkadang masih longsor pada waktu hujan. Beberapa pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan Tol Cipularang dan mengimbau pihak Jasa Marga untuk menunda penarikan tarif tol.

Keluhan pengguna Tol Cipularang itu rupanya sudah diantisipasi pemerintah. Buktinya Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah tidak akan mensahkan tarif Tol Cipularang sebelum pengerjaan jalan bebas hambatan ini rampung 100 persen.(DEN/Winny Arnold dan Amulher)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya