Liputan6.com, Jakarta: Jalan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang) secara resmi dioperasikan Sabtu (23/4). Jalur ini pertama kali digunakan para delegasi Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KTT AA) yang akan memperingati ke-50 Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat.
Kendati sudah dapat dilalui para delegasi KTT AA, sejumlah pekerjaan masih dilakukan, seperti merapikan bahu jalan, menanami rumput, dan mengamankan tol dari bencana longsor. Polisi dan TNI berpatroli secara berkala di sepanjang jalur tol. Para penembak jitu turut ditempatkan di sekitar jalan tol. Rencananya, sesudah peringatan 50 tahun KAA selesai, jalur tol Cipularang segera dibuka untuk umum [baca: Tol Cipularang Akan Digunakan Delegasi KAA].
Jalur ini dimulai dari pintu tol Sadang hingga memasuki daerah Padalarang. Jalur Cipularang mempunyai jarak tempuh sekitar 41 kilometer. Dengan jalan tol baru ini, waktu tempuh dari Jakarta menuju Bandung yang mencapai tiga hingga empat jam menjadi hanya 1,5 hingga dua jam. Jalan tol Cipularang diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas Jakarta-Bandung.(DNP/Tommy Fadjar dan Teguh Dwi Hartono)
Kendati sudah dapat dilalui para delegasi KTT AA, sejumlah pekerjaan masih dilakukan, seperti merapikan bahu jalan, menanami rumput, dan mengamankan tol dari bencana longsor. Polisi dan TNI berpatroli secara berkala di sepanjang jalur tol. Para penembak jitu turut ditempatkan di sekitar jalan tol. Rencananya, sesudah peringatan 50 tahun KAA selesai, jalur tol Cipularang segera dibuka untuk umum [baca: Tol Cipularang Akan Digunakan Delegasi KAA].
Jalur ini dimulai dari pintu tol Sadang hingga memasuki daerah Padalarang. Jalur Cipularang mempunyai jarak tempuh sekitar 41 kilometer. Dengan jalan tol baru ini, waktu tempuh dari Jakarta menuju Bandung yang mencapai tiga hingga empat jam menjadi hanya 1,5 hingga dua jam. Jalan tol Cipularang diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas Jakarta-Bandung.(DNP/Tommy Fadjar dan Teguh Dwi Hartono)