Penggunaan repeater atau penguat sinyal ilegal diakui pemerintah menjadi salah satu penyebab gangguan pada layanan selular di Tanah Air. Berbagai kerugian pun muncul akibat penggunaan perangkat tak berizin ini.
Muhamad Budi Setiawan selaku Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo menjelaskan, kerugian terbesar akibat penggunaan perangkat penguat sinyal itu akan menimpa pelanggan selular dan operator.
"Kerugiannya pengguna tidak akan bisa mengakses layanan telekomunikasi selular. Akibatnya, nama baik operator akan tercoreng karena makin banyak pengguna yang komplain akibat gangguan," papar Budi yang ditemui Tim Tekno Liputan6.com di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Sayangnya, pemerintah masih belum mengetahui seberapa besar kerugian negara yang diakibatkan oleh penggunaan repeater ilegal.
"Sementara ini kami masih belum tahu kerugian negara akibat penggunaan repeater ilegal. Kami akan menghitungnya nanti agar bisa tahu detilnya," tambah Budi.
Penggunaan repeater sebenarnya sudah diatur oleh pemerintah dalam undang-undang No.36 tentang telekomunikasi. Penjual dan pengguna repeater ilegal terancam hukuman penjara maksimal 1 tahun atau denda hingga Rp 100 juta. (den/isk)
Baca juga:
Ganggu Layanan Operator, Kominfo Tertibkan Repeater Ilegal
Pengamat: 2014, Brand Lokal Bakal Bangkit
Cetak Sejarah, Penjualan Album Beyonce di iTunes Tembus 828 Ribu
Repeater Ilegal Bikin Rugi Pengguna dan Operator Selular
Kerugian terbesar akibat penggunaan perangkat penguat sinyal itu diyakini akan menimpa pelanggan selular dan operator.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/530869/original/budi-setiawan-131219b.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)