Sukses

League of Legends World Championship 2022 Digelar di 4 Kota Berbeda

Liputan6.com, Jakarta - Riot Games, pengembang gim League of Legends baru saja mengumumkan rencana mereka untuk menggelar turnamen esports World Championship di beberapa kota di Amerika secara bergantian.

Disebutkan, pengembang sudah memilih empat kota di Amerika sebagai host atau tuan rumah turnamen esports League of Legends World Championship 2022.

Dikutip dari Dot Esports, Selasa (23/11/2021), LoL Esports LLA Competition Arena di kota Mesiko akan menjadi lokasi pertama babak awal turnamen ini digelar.

Setelah itu, player melanjutkan kompetisi babak grup dan perempat final di Hulu Theatre Madison Square Garden, kota New York.

Toronto akan menjadi kota ketiga yang akan disambangi. The Six akan menjadi tuan rumah babak semifinal World Championship 2022.

Kota terakhir tempat babak final League of Legends World Championship 2022 akan diadakan adalah San Francisco.

"Kami bersemangat untuk menggelar kembali kompetisi dunia ini ke Amerika, dan mengajak fans menjadi saksi lahirnya juara dunia League of Legends berikutnya," ucap Global League Esports, Naz Aletha. 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Ungkap Cuplikan Project L

Riot Games bagikan informasi terkait game fighting Project L. (Ist.)

Lebih lanjut, Riot Games baru saja mengungkap cuplikan singkat gameplay untuk gim fighting buatan mereka, yakni Project L.

Tom Cannon selaku Senior Director and Executive Producer di Project L, membagikan informasi terkain gim League of Legends bergenre fighting tersebut.

Dikutip dari situs Riot Games, Senin (22/11/2021), Project L akan menjadi gim tarung (fighting) bergaya tag-team dimana player dapat memilih roster champions kenamaan di League of Legends.

 

3 dari 3 halaman

Kapan Project L Dirilis?

Dalam video singkat yang dibagikan, player dapat melihat kepiawaian dan skill Jinx, Ekko, Darius, dan Ahri.

Dari sisi grafis, Project L terlihat mirip dengan gim lainnya, seperti Dragon Ball FighterZ dan Guilty Gears series buatan Arc System Works.

Walau tampaknya gim ini sudah siap dimainkan, Tom memastikan Project L tidak akan meluncur pada tahun ini atau 2022. Dia mengatakan, "Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan hingga siap merilis gim ini secara global."

(Ysl/Tin)