Sukses

Ikuti iPhone 12, Samsung Galaxy S21 Dijual Tanpa Kepala Charger dan Earphone di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran Galaxy S21 series untuk Indonesia dipastikan tidak dibarengi dengan kepala charger dan earphone di dalam boksnya.

Ini menjawab seluruh rumor yang sebelumnya beredar di internet, bahwa boks Galaxy S21 tidak dilengkapi dengan kepala charger dan earphone.

Keputusan Samsung menghilangkan kepala charger dan earphone dari boks Galaxy S21 ini dilakukan setelah Apple pertama kali melakukannya pada iPhone 12 yang rilis September lalu.

"Seri Galaxy S21 di Indonesia tidak ada kepala charger dan earphone di dalam boks, (di dalam boks) hanya akan menyediakan kabel Type C to C saja," kata Product Manager Samsung Mobile SEIN, Verry Octavianus Wijaya dalam sesi NDA Galaxy S21 yang diikuti Tekno Liputan6.com di Jakarta.

Verry pun mengatakan, pengguna smartphone Galaxy pada umumnya lebih senang menggunakan kepala charger pada smartphone sebelumnya ketimbang menggunakan charger dari Galaxy terbarunya.

Menurutnya, ada juga pengguna yang lebih menyukai wireless charger yang sudah dimiliki untuk mengisi daya.

2 dari 3 halaman

Alasan Eco Friendly

Ada alasan Samsung memilih tidak menyertakan kepala charger dan earphone ke dalam boks Galaxy S21 series. Menurut Verry, hal ini demi gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

"Kami berusaha mempromosikan gaya hidup yang lebih eco friendly," kata Verry.

Lebih lanjut, dengan tidak menyertakan kepala charger dan earphone di kemasan Galaxy S21 series, Samsung berusaha menghilangkan tekanan yang dirasakan konsumen, yang selalu mendapatkan charger baru setiap membeli smartphone.

3 dari 3 halaman

Sejak 2017 Samsung sudah Pakai Port Type C

Seolah menekankan bahwa dihilangkannya kepala charger tidak menjadi masalah, Verry mengatakan, Samsung sudah sejak 2017 selalu menggunakan port Type C untuk mengisi daya perangkat.

"Jadi kabel dan kepala charger lama pun sudah compatible," tutur dia.

Padahal kalau boleh dibilang, Samsung tiap tahunnya selalu mengadakan program trade-in untuk seri Galaxy S dan Note.

Di mana, konsumen biasanya menukarkan smartphone lama beserta seluruh aksesorisnya dengan kotak kemasan smartphone tipe baru.

(Tin/Ysl)