Sukses

Bill Gates: Perusahaan Teknologi Layak Dapat Pertanyaan Keras dari Wakil Rakyat

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Microsoft Bill Gates menyebut, bos perusahaan-perusahaan teknologi layak mendapat pertanyaan yang keras dari anggota DPR terkait layanan digital yang dipakai oleh banyak orang.

Demikian diungkapkan oleh Bill Gates di podcast Armchair Expert, seperti dikutip dari The Verge, Minggu (23/8/2020).

"Jika kamu sesukses saya atau orang-orang ini (bos-bos perusahaan teknologi), kamu layak mendapatkan pertanyaan bernada keras, tidak adil, dan kasar," kata Bill Gates kepada pemandu podcast Dax Shepard.

Bill Gates menyebutkan, "Pemerintah berhak untuk menembaki Anda (dengan berbagai pertanyaan). Tidak apa-apa."

Pernyataan Bill Gates ini merupakan sebuah tanggapan atas pemanggilan sejumlah bos perusahaan teknologi di hadapan Congress AS pada bulan lalu.

Pada 29 Juli lalu, House Judiciary Committee memanggil CEO Apple, Google, Facebook, dan Amazon untuk ditanyai mengenai investigasi dugaan praktik bisnis anti kompetisi.

Selain membicarakan tanggapannya sikap anggota Congress pada perusahaan teknologi, Bill Gates juga bicara tentang yayasannya dan vaksin Covid-19.

2 dari 3 halaman

Butuh Waktu Penyesuaian Diri Jadi Orang Populer

Tak hanya itu, Gates juga bercerita tentang bagaimana rasanya memulai Microsoft serta tentang rasanya menjadi orang yang selalu dibicarakan.

Ia pun mengaku butuh waktu lama untuk membiasakan diri menjadi orang populer.

"Itu adalah suatu hal yang gila, karena saya adalah kutu buku dan tidak terlalu ramah. Kemudian harus masuk ke dunia di mana orang banyak membicarakan saya. Tentang apa yang saya katakan. Rasanya seperti 'wah, apa yang sedang terjadi?," katanya, berbicara tentang tanggapan Gates terhadap popularitasnya.

Dalam kesempatan ini, Bill Gates juga memberikan pujian kepada pendiri Apple Steve Jobs. Menurut Gates, Steve Jobs merupakan seorang jenius.

3 dari 3 halaman

Pujian untuk Steve Jobs

Gates bahkan mengakui bahwa dirinya bukanlah orang yang setangguh Steve Jobs.

"Jobs sangat jenius, apa yang dilakukan, apalagi ketika dia kembali ke Apple, tidak ada yang bisa melakukan apa yang dilakukannya, bahkan saya tidak akan bisa," kata Gates yang mengaku dirinya sempat iri dengan kharisma yang dimiliki Steve Jobs.

"Dia benar-benar ahli dalam memberi motivasi orang. Saya tidak bisa 'memantrai orang' (seperti yang dilakukan Jobs). Saya sangat iri," katanya.

(Tin/Isk)

 

BERANI BERUBAH: Rezekiku dari Offline ke Online