Sukses

Apex Legends Bakal Sambangi Nintendo Switch

Liputan6.com, Jakarta - EA baru saja mengumumkan gim battle royale besutannya, Apex Legends, akan hadir di Nintendo Switch dan Steam. Menurut rencana, gim ini akan menyambangi kedua platform tersebut menjelang akhir 2020.

Bersama dengan pengumuman ini, seperti dikutip dari The Verge, Minggu (20/6/2020), Respawn sebagai developer Apex Legends juga memastikan gim ini akan mendukung crossplay.

Sebagai informasi, Apex Legends sejak pertama kali meluncur pada Februari 2019 baru tersedia di PC via Origin, Xbox One, dan PlayStation 4.

Selain Apex Legends, EA juga mengumumkan sejumlah gim lain yang akan hadir di Steam, yakni Titanfall 2, The Sims 4, Dead Space 3, dan A Way Out, termasuk Need for Speed: Most Wanted.

Sebagai informasi, EA memang baru saja kembali ke Steam pada 2019, setelah memutuskan keluar dari platform tersebut pada 2011 dan membuat platform sendiri, yakni Origin Store.

Gim pertama EA yang hadir di Steam setelah sekian lama keluar dari platform tersebut adalah Star Wars Jedi: Fallen Order. Selain itu, EA juga membuka layanan berlangganan di Steam pada tahun ini.

2 dari 3 halaman

EA Mulai Ungkap Jadwal Rilis Apex Legends untuk Mobile

Terlepas dari laporan di atas, teka-teki mengenai kemungkinan EA memboyong Apex Legends ke perangkat mobile sedikit demi sedikit mulai terkuak. Terbaru, giliran jadwal rilis gim ini yang diungkap oleh EA.

Dikutip dari Phone Arena, Sabtu (2/11/2019), informasi ini diketahui dari CEO EA Andrew Wilson. Dia menuturkan, Apex Legends akan hadir untuk perangkat mobile pada tahun fiskal 2021.

"Dengan pertumbuhan pemain yang mencapai 70 juta, kami fokus untuk mengembangkannya ke platform mobile dan wilayah baru, kami juga akan meluncurkan program kompetisi yang akan dibagi detailnya segera," tutur Andrew.

Perlu diketahui, tahun fiskal 2021 akan dimulai pada 1 Oktober 2020, sehingga besar kemungkinan gim ini tidak akan hadir sebelum akhir tahun depan.

3 dari 3 halaman

Belum Ada Tanggal Pasti

Namun, belum dapat dipastikan kapan gim ini akan rilis sebab tahun fiskal 2021 sendiri baru berakhir pada 30 September 2021. Karenanya, pemain Apex Legends yang ingin mencoba gim ini di perangkat mobile harus bersabar.

Ekspansi Apex Legends ke perangkat mobile diketahui dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Dikutip dari Polygon, EA juga menyasar pasar Tiongkok.

"Kami sedang dalam tahap negosiasi tingkat lanjut untuk membawa Apex Legends ke Tiongkok dan perangkat mobile. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut usai negosiasi selesai," tulis EA dalam laporannya.

Lewat laporan itu pula diketahui gim ini merupakan salah satu produk yang berhasil membawa nilai positif bagi EA.

Menurut penerbit gim asal Amerika Serikat tersebut, Apex Legends dengan mudah menjadi franchise dengan pertumbuhan paling cepat untuk perusahaan.

(Dam/Isk)