Sukses

Gara-Gara Minta Siri Bantu Aksi Penembakan, Remaja AS Ditahan

Liputan6.com, Indiana - Aksi bercanda seorang remaja dengan Siri berujung penahanan. Seorang remaja yang tidak disebutkan namanya dilaporkan ditahan kepolisian Valparaiso, Indiana, Amerika Serikat karena membuat rencana penembakan melalui asisten virtual iOS, Siri.

Dikutip dari Daily Mail, Rabu (6/2/2019), kisah ini berawal dari salah satu remaja yang berbicara ke Siri bahwa dia berencana akan melakukan aksi penembakan sekolah.

Alhasil, asisten virtual itu menampilkan sejumlah sekolah yang ada di Valparaiso, Indiana, Amerika Serikat. Si remaja lalu mengambil gambar hasil pencarian dari Siri itu dan lantas diunggah ke media sosial.

Bersamaan dengan foto screenshot tersebut, remaja berusia 13 tahun ini  juga mengunggah foto senjata milik remaja lain berusia 14 tahun.

Usai gambar itu diunggah, sejumlah followers akun media sosial milik remaja tersebut segera membuat laporan ke pihak terkait. Kepolisian pun segera mendatangi lokasi remaja tersebut dan menahannya.

Setelah ditelusuri, remaja itu mengaku bahwa dirinya tidak memiliki rencana apapun untuk mengancam seseorang atau sekolah. Unggahan itu tidak lebih dari sekadar guyonan.

Dia juga mengaku tidak memiliki akses terhadap senjata yang diunggah ke media sosial tersebut.

Kendati demikian, kepolisian mengaku pihaknya tetap menanggapi serius pernyataan semacam itu, sehingga remaja itu ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

2 dari 3 halaman

Keren, Pria Ini Gandeng Siri untuk Aransemen Musik

Kreativitas bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Ambil contoh pada seorang lelaki asal Shenyang, Liaoniong, Tiongkok ini.

Pria bernama Niu Tianyuan tersebut, memainkan perkusi dari irama-irama yang dbantu oleh asisten virtual iOS, Siri.

Niu Tianyuan mengaransemen melodi kreatif dengan gong, drum logam dari berbagai ukuran dan dua tongkat kayu dengan irama-irama yang dibuat oleh Siri.

"Saya menemukan Siri membuat ritme yang mengilhami saya untuk bermain dengannya," kata Niu, dikutip dari Global Times, Kamis (3/1/2019).

Niu telah bermain perkusi selama 10 tahun. Dia tidak hanya memainkan perkusi klasik di Liaoning Symphony Orchestra, tetapi juga melakukan pertunjukan perkusi kreatif.

Niu memainkan instrumen tradisional dan barang-barang rumah tangga seperti karton. Aktivitas itu dilakukan untuk mempopulerkan perkusi.

3 dari 3 halaman

Apple Cari Ratusan Engineer untuk Bikin Siri Lebih Cerdas, Minat?

Asisten virtual Apple disebut-sebut sudah ketinggalan jauh dari Google Assistant dan Amazon milik Alexa.

Bahkan baru-baru ini mantan pegawai Apple mengatakan, visi perusahaan tentang Siri sudah pergi bersama dengan kepergian Steve Jobs.

Ya, Siri pertama kali hadir pada iPhone 4s. Dari situ, Siri terus dikembangkan selama bertahun-tahun. Sayangnya, asisten virtual milik Apple ini dianggap tak sehebat Google Assistant maupun Alexa.

Untuk meningkatkan kecerdasan Siri, Apple kabarnya membuka lowongan untuk engineer. Mengutip Phone Arena, Senin (2/4/2018), berdasarkan data rekrutmen yang dilacak oleh laman Thinknum, Apple menambahkan jumlah lowongan pekerjaan terkait dengan pengembangan asisten virtual.

Jika ditotal, ada 161 lowongan pekerjaan terkait dengan Siri yang diunggah pada 30 Maret 2018. Bahkan dalam satu bulan, daftar tersebut meningkat 24 persen, sedangkan per tahun jumlah peningkatan lowongan untuk engineer Siri sebesar 96 persen.

Sekadar informasi, dari 161 lowongan, 154 di antaranya adalah untuk posisi software engineer. Ada lima lowongan dengan posisi "Siri - Software Engineer", sementara tiga dari lapangan kerja tersebut bernama "Siri - iOS Engineer".

Beberapa lowongan lain untuk posisi Insfrastructure Engineer, Machine Learning Engineer dan Natural Language Processing (NLP) Engineer.

Saat ini, Google Assistant mampu menangani 1 juta perintah. Sementara Alexa menawarkan pengguna 25 ribu skill. Siri pun tampak berada di belakang kedua asisten Google dan Amazon tersebut, terutama terkait penanganan perintah-perintah sederhana.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
Apple Jawab Tudingan Kirim Data Browsing ke Perusahaan Tiongkok
Artikel Selanjutnya
Apple Disebut Kirim Data Browsing Pengguna ke Tiongkok