Sukses

Optimalkan Jaringan, XL Bakal Gelontorkan Rp 6,3 Triliun

Liputan6.com, Jakarta - Operator seluler XL Axiata menyebut akan menggelontorkan 90 persen dari anggaran belanja modal (capex) yang berjumlah Rp 7 triliun untuk meningkatkan jaringan. Ini artinya, kurang lebih XL bakal menggelontorkan Rp 6,3 triliun untuk meningkatkan jaringan.

Peningkatan jaringan tak hanya dilakukan di pulau Jawa tetapi juga di luar Pulau Jawa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan pembangunan BTS (Base Transceiver Station).

Terbaru, menurut operator yang lekat dengan warna biru ini, XL bakal membangun 10-12 ribu BTS di tahun 2018 ini.

"Untuk BTS tahun ini akan membangun 10-12 ribu BTS. Dari jumlah itu hampir 25 persennya adalah BTS MIMO," kata Chief Technology Officer XL Axiata Yessie D Yosetya kepada Tekno Liputan6.com di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Kendati demikian, BTS MIMO hanya akan dibangun di kota-kota besar yang dianggap memiliki permintaan data tinggi. Misalnya saja di Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Bali.

Sementara sisanya bakal dibangun termasuk di luar Jawa, dengan BTS tersebut, XL akan memperluas jaringan 4G LTE yang sudah berlangsung sejak tahun 2017.

Sekadar informasi, pada 2017, cakupan data 3G dan 4G LTE XL mencapai sekitar 93 persen, sedangkan layanan 4G mencapai 85 persen wilayah di Indonesia.

 

1 dari 3 halaman

Fiber Optic

Selain BTS, upaya lain untuk meningkatkan kualitas jaringan adalah dengan membangun kabel fiber optic.

Pada 2018, kata Yessie, XL akan membangun fiber optic sepanjang 2.000 hingga 3.000 kilometer.

Saat ini, sambungnya, XL Axiata memiliki 101.094 BTS di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut meningkat hampir 50 persen dari jumlah BTS XL Axiata di tahun 2014 yakni 51.508 BTS.

Sementara untuk kabel fiber optic, XL selama ini telah membangun lebih dari 43 ribu kilometer.

 

2 dari 3 halaman

Total Pelanggan

Sekadar informasi, saat ini XL telah memiliki 53,5 juta pengguna di seluruh Indonesia per 2017.

Dari total pelanggan, 38,3 juta pelanggan telah menggunakan smartphone. Angka ini meningkat 32 persen dari tahun lalu. Jumlah pelanggan yang aktif mengkonsumsi layanan data mencapai 73 persen.

Untuk itulah, XL berharap pembangunan jaringan data di tahun ini akan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan.

Apalagi, akses pelanggan pada berbagai layanan data dengan format video yang membutuhkan kapasitas besar, menunjukkan adanya peningkatan.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Anak Usaha IPC Berencana Melantai di Bursa pada 10 Juli
Artikel Selanjutnya
Bank Mandiri Tambah Pasokan Kartu E-Money Jelang Lebaran