Sukses

Samsung Rilis Galaxy J2 Pro (2018), Pesaing Xiaomi Redmi 5A?

Liputan6.com, Jakarta - Samsung merilis Galaxy J2 Pro (2018), sebagai smartphone terjangkau yang menawarkan beragam teknologi milik perusahaan Korea Selatan itu.

Mengutip GSM Arena, Jumat (12/1/2018), Galaxy J2 Pro hadir dengan layar Super AMOLED 5 inci dan resolusi QHD (540 x 960 piksel).

Smartphone ini menggunakan CPU empat inti dengan kecepatan hingga 1.4GHz dan RAM 1,5GB. Soal memori internal, Galaxy J2 Pro dibekali memori seluas 16GB yang dapat diperluas dengan dukungan slot MicroSD.

Tak seperti tren smartphone saat ini, Galaxy J2 Pro hadir dengan baterai yang dapat dilepas (removable). Smartphone ini juga dilengkapi slot SIM card ganda.

Soal kemampuan foto, Galaxy J2 Pro didukung kamera utama 8MP dan kamera selfie 5MP. Masing-masing dari kamera ini dibekali dengan LED flash untuk hasil foto yang lebih baik.

Seperti smartphone Samsung terbaru lainnya, Galaxy J2 Pro edisi 2018 juga menjalankan OS Android terbaru, yakni Android 7.0 Nougat.

Galaxy J2 Pro didukung kapasitas baterai 2.600mAh yang bisa diisi lewat port micro USB. Menyasar pasar entry level, smartphone ini tak dibekali konektifitas NFC maupun fitur pengamanan fingerprint scanner.

Dengan spesifikasi yang ditawarkan di atas, Galaxy J2 Pro tampaknya akan menjadi pesaing Xiaomi Redmi 5A yang baru-baru dirilis di Tanah Air.

Samsung menghadirkan tiga varian warna untuk Galaxy J2 Pro, yakni Black, Blue, dan Gold. Saat ini Galaxy J2 Pro dijual di negara-negara Asia Timur dengan harga sekitar US$ 144 atau setara Rp 1,9 jutaan.

1 dari 2 halaman

 Penuhi TKDN, Segera di Indonesia?

Di Indonesia, Galaxy J2 Pro (2018) telah mendapatkan sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada 18 Desember 2017.

Adapun sertifikat yang dimaksud memiliki nomor 450/ILMATE/TKDN/12/2017 untuk model number SM-J250F.

Dengan diperolehnya sertifikat TKDN untuk ketiga smartphone di atas dari pemerintah, kemungkinan besar perusahaan Korea Selatan itu bakal segera merilis Galaxy J2 Pro di pasar Indonesia.

Sayangnya, belum ada informasi kapan pastinya smartphone ini masuk ke pasar Indonesia. 

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Smartphone Xiaomi Bakal Punya Lebih Banyak Konten Lokal
Artikel Selanjutnya
Huawei Diprediksi Jadi yang Pertama Rilis Smartphone Lipat